Story cover for Unknown by ubiyyy
Unknown
  • WpView
    Reads 2,926
  • WpVote
    Votes 256
  • WpPart
    Parts 26
  • WpView
    Reads 2,926
  • WpVote
    Votes 256
  • WpPart
    Parts 26
Ongoing, First published Dec 07, 2015
Hei,
Kulihat dirimu sedang sibuk sekarang. Kau sibuk seperti orang jaman sekarang. Di depan layar monitor selama berjam - jam melakukan hal - hal yang tak aku pedulikan. Kau terlihat nyaman dengan berbaring di atas kasur empukmu itu.
Tapi tunggu, kau dengar itu? Ah bukan, itu suara pendingin di ruanganmu. Suara membising yang satu - satunya menemanimu saat ini. Oh bukan, suara dentuman dari jam yang menambah suasana di keheningan malam. Dan ditambah lagi suara detak jantungmu yang bisa kau dengar karena heningnya malam ini. Kau mungkin berharap suara dari tetanggamu atau suara dari kendaraan yang lalu lalang. Tapi ingat, ini bukan dirumah.
Semua memang terasa sepi dan sunyi, dan bisa kau bilang nyaman. Tapi, bagaimana jika aku mengatakannya kepadamu bahwa... um... kukatakan padamu bahwa, kamu tidak sendirian.
Kau akan merasa terganggu bukan? Saranku padamu, berhati-hatilah. Karena aku ada dimana-mana. Watch out, I'M COMING!!
All Rights Reserved
Sign up to add Unknown to your library and receive updates
or
#102unknown
Content Guidelines
You may also like
Kawin Kontrak? [COMPLETED] by bilqiss_
23 parts Complete
[COMPLETED] "Jadi lelaki itu yang akan dijodohkan ibu denganku? Tega sekali, Ibu," gerutuku. Aku semakin membulatkan tekadku untuk menolak ini. Tanpa kusadari, ibu melihat ke arah jendela kamarku dan melihatku kesal. Beberapa saat kemudian, terdengar suara pintu kamar diketuk. "Baby, buka pintu!" Pintanya tegas. Aku pun membukakan pintu. Lalu menelungkupkan badanku di atas kasur. Ibuku menarik kursi belajarku mendekat ke arahku dan memandangiku, lalu berkata pelan padaku. "Kau tahu sendiri kan kebiasaan di sini? Kau juga tahu asal usulmu? Kau paham betul, bagaimana ibumu ini bertahan? Semua karena ibumu ini sepakat dengan norma di sini. Mana mungkin kita bisa hidup cukup seperti ini kalau tidak mengikuti itu semua. Baby, kau tahu itu semua. Harusnya kaupun seperti ibumu ini, ikut arus itu." Melihatku tidak memandangnya, ibu terus mengatakan hal-hal yang sebenarnya kami berdua sama sama tahu. "Ibu menikah dengan bapakmu ketika seusiamu. Dengan itu, ibu bisa memiliki rumah ini dan seperangkat alat jahit. Ibu mampu membesarkanmu, menyekolahkanmu, memenuhi segala keinginanmu, dan tidak pernah menyusahkan orang lain. Kau memang tidak pernah bertemu bapakmu, tapi ibumu ini sudah bercerita tentangnya." "Kita hidup tanpa kekurangan. Bahkan bisa membantu sesama. Kita pun hidup bahagia. Mereka yang juga melakukan ini pun juga sama." "Menikah bukan sesuatu yang salah, Baby." Ibuku mengakhirinya dengan kalimat itu, lalu berdiri hendak keluar kamarku. "Tapi menjanda di usia muda bukan keinginanku, Bu." Balasku sebelum ibu keluar kamar. Ibuku berhenti sejenak, kemudian keluar dari kamarku. Happy reading~ Jangan lupa untuk: √ Vote √ Coment √ Kritik dan Saran Hargai author dengan vote, terimakasi💞
You may also like
Slide 1 of 8
Ketika Kita Tidur cover
WELCOME HOME cover
Kawin Kontrak? [COMPLETED] cover
Creepypasta cover
Creepypasta cover
Creepy; cover
Scary Story (merinding)  {END ✔} cover
Creepypasta cover

Ketika Kita Tidur

26 parts Complete

[15+] Ketika kita tidur, banyak hal yang tak kauketahui terjadi. Tetesan air dari keran wastafel, dentingan sendok di dapur, atau televisi yang tiba-tiba menyala sendiri. Di lain waktu ada ketukan di jendela kamarmu dan suara pintu depan yang terbuka. Parahnya ialah langkah kaki yang secara perlahan menuju kamarmu, tempat tidurmu, dan menyibakkan selimutmu. Sayangnya, kau tidak tahu sebab saat itu kau tak sadarkan diri. Mimpimu menang. Dia menyerah untuk malam ini. Namun, dari seringainya jelaslah ia berkata bahwa dia pasti akan kembali. Ketika kita tidur, banyak hal yang tak kauketahui terjadi. Akan tetapi, saat aku bercerita seperti ini, apakah engkau akan percaya? Copyright © Auliza Syakur, 2015-2016