Unforgettable

Unforgettable

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 9, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
{Henry Slavetion Calvior} Entah kenapa, setiap bertemu dengannya. Kami selalu bertengkar, tapi bertengkar dengannya terasa seperti tak direncanakan, hari-hari biasaku sudah terjadwal dan perempuan yang mendekatiku kebanyakan mudah ditaklukkan. Suatu ketika aku mencibir bahwa aku bosan dengan semuanya. Aku pun memanah dan berkuda dengan emosi. Dan tak kusangka itu didengar olehnya, kami pun menjadi akrab dan bersahabat. Aku merasa nyaman bersamanya, aku pun berniat ingin memilikinya. Dia pun mengangguk menerimanya. Betapa senangnya aku, tiap aku bosan, maka aku tinggal menelponnya atau menemuinya, lalu semuanya akan sirna. Berjalannya waktu, kami berpisah. Aku melihatnya koma dalam waktu yang sangat lama. Dikarenakan ada kelompok yang mencelakainya. Hari yang tak bisa kulupakan, dia terbujur kaku dengan bersimpah banyak darah di depan mataku. Banyak orang bahkan kedua orangtuanya pun mengatakan, dia sudah tidak bisa diselamatkan, dikubur saja dengan begitu dia akan tenang. Namun aku bersikukuh untuk tetap merawatnya. Aku pun menangis saat ada berita seseorang telah mencabut infusnya hingga dia benar-benar meninggal. Tapi tiap kali aku berusaha melupakannya, aku malah semakin mengingatnya. Jika aku mengingatnya maka air mataku pun mengalir tanpa kuinginkan. Sekarang aku menikah, aku menerima perjodohan dikarenakan hubungan politik. Aku cukup bisa melupakannya karena istriku ini berusaha keras untuk menjadi sepertinya. Istriku terbilang sangat cantik. Namun yang tak kusuka darinya adalah kesombongan dan kecemburuan yang mengakibatkannya bisa berbuat jahat. Sampai saat ini pun aku tak percaya dengan semua orang, aku masih merasa gelap dihatiku sejak melihatnya terluka parah. Dan dia takkan pernah kembali kepelukanku. Kujalani hariku seperti tanpa tujuan, mataku kosong, aku kehilangan pasangan jiwaku. Walaupun aku masih bisa tersenyum ataupun tertawa. {Quisafyna Flori} Aku sangat mencintainya, Henry Slavetion Calvior. Semoga kau bahagia dan selalu baik-baik saja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • You're Here, But Not For Me
  • Mahligai Sunyi
  • You are in my past and my future [END]
  • flashback~
  • Fading Out Flickers
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Andira [End]

Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kesamaan cerita, karakter, atau alur dengan karya penulis lain. Cerita ini murni hasil imajinasi pribadi dan tidak ada unsur kesengajaan untuk meniru atau menjiplak. ⚠️Utamakan follow sebelum membaca! HAPPY READING Pernikahan ini seharusnya menjadi awal yang indah. Zakia menerima Rayyan tanpa ragu, tanpa tahu bahwa di hatinya masih ada nama lain yang lebih dulu mengisi. Rayyan tidak pernah menunjukkan bahwa ia menyimpan luka, tapi ada sesuatu dalam sikapnya yang tak bisa Zakia pahami. Ia baik, tapi tak sepenuhnya ada. Ia perhatian, tapi terasa hampa. Zakia menunggu, berharap waktu akan membuatnya memahami. Hingga suatu hari, kebenaran itu datang secara tiba-tiba, tepat dimalam pernikahannya. Ia bukan satu-satunya di hati suaminya. Lalu, apakah kesabaran bisa meluluhkan hati yang tak pernah benar-benar terbuka untuknya? Ataukah ia hanya bertahan dalam pernikahan yang tak akan pernah memberinya tempat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines