Sixth Sense Life

Sixth Sense Life

  • WpView
    LECTURAS 746
  • WpVote
    Votos 38
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadConcluida mar, dic 22, 2015
Shin, pemuda berumur 17 tahun yang terlahir dengan kemampun indra keenam yang membuatnya dapat melihat, merasakan, dan berkontak langsung dengan makhluk ghaib. Sejak kecil Shin selalu diganggu oleh roh halus yang berusaha menguasai raganya dan itu membuatnya takut. Bahkan anak-anak yang lain pun tidak ada yang mau berteman dengannya karena takut padanya. Sehingga Ayah, Ibu, Kakek, dan Neneknya lah yang selalu menemaninya. Sekarang, atas permintaan kakeknya. Shin meninggalkan desa kelahirannya dan pergi ke kota untuk memulai hidup barunya. Berharap dapat menemukan seorang teman yang bisa menerimanya apa adanya. Tapi.. Apakah semuanya dapat berjalan lancar ? ••••• Halo semua ! Ini merupakan cerita kedua saya. Walaupun cara penulisan saya masih kacau dan membingungkan saya harap kalian dapat memakluminya. ^_^ So... Happy Reading yaa !! Vote + Comment kalian sangat berarti buat saya ^_^
Todos los derechos reservados
#945
mysteri
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Couple Ring 2 [Complete]
  • [BL]- RED HOODED MEN & WOLF (END)
  • WHO ?
  • The God of The Rings ✔
  • My Girlfriend is a Ghost
  • Fanny
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • Mazna X Adara [Air Dan Api] (Completed)

Wajib follow sebelum baca 💕 Rara hanya bisa duduk terdiam sambil melihat apa yang ada di depannya. Obat tidur, ketidak terbukaan Bima, alasan dibalik Bima pergi, semuanya kini berputar di pikiran Rara. "Dimana tas Aksa, Mam?" "Ada di lemarinya." Daren segera mengambil tas tersebut dan memeriksanya. Dilihatnya terdapat beberapa benda yang menarik perhatian Daren. Inhaler, obat tidur, obat pereda nyeri, serta beberapa obat yang biasa dikonsumsi oleh penderita asma. "Obat ini tidak boleh di konsumsi bersamaan dengan obat asma, Mam." Daren angkat bicara sambil menunjukkan obat pereda nyeri yang ia temukan. "Ra, kamu tahu soal kondisi Aksa?" Mama Bima buka suara. Rara hanya bisa menggelengkan kepala. "Aku cuma tahu Bima masih konsumsi obat asmanya dan beberapa obat yang dia bilang vitamin." "Dan itu.." Rara menunjuk inhaler yang ada di dekat Daren. "Bima selalu simpan inhaler itu dalam tasnya." Mama Bima menghela nafas frustasi, sejak awal seharusnya ia tidak mengizinkan anak bungsunya untuk keluar dari rumah dan tinggal sendiri di kosan. "Berapa banyak obat ini Aksa konsumsi?" Daren menunjukkan obat itu pada Rara. "Terakhir kali yang aku lihat dia konsumsi 2 tablet sekaligus, dia bilang itu dosis yang di anjurkan dokternya." Rara memberitahukan apa yang dia tahu. "Sial! Aku terlalu sibuk dengan kehidupanku, dan disisi lain adikku sedang sekarat." Sekarat? Rara memunculkan wajah bingungnya. "Daren, jaga ucapanmu!" Mama Bima mendekati Rara dan memeluk Rara yang tengah bingung dan panik. "His asthma is getting worse, Ra.." Mama Bima menjelaskan dengan berat. Baik Daren dan Mamanya paham betul obat-obatan yang kini dikonsumsi Bima. _Couple Ring 2 Ring Couple (1) : https://www.wattpad.com/780157888-couple-ring-1-pertemuan Wajib baca Ring Couple 1 (versi revisi) sebelum yang kedua. Wajib follow sebelum baca 💕 #4 : #ceritasedih 26/08/19 #2 : #sadlovestory 08/09/19

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido