Secangkir Cappucino

Secangkir Cappucino

  • WpView
    LECTURAS 349
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, feb 26, 2019
Tidak semua cappucino itu terasa pahit dimulut. Ada yang manis ketika kau meminumnya dengan mood yang baik. Racikan kopi ala barista memang-lah enak. Tetapi bagaimana dengan racikan kopi ala orang yang sedang jatuh cinta? ©Copyright, 2015 by Li Yoo
Todos los derechos reservados
#101
watty2017
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • My Barista Boy(Friend)
  • Coffee Break Time
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Coffeealona
  • Perfect uncle ✓
  • I Can't See You
  • A Cup Of Coffee (Done)

Ketika lelaki yang ia cintai menolak pernyataan cintanya, Caca bertekad untuk menaklukkan hati lelaki itu. Lagipula, sebelum janur kuning melengkung, kesempatan cinta masih ada meskipun Edgar sudah memiliki kekasih. * * Caca, seorang cewek kelas XII SMA, diam-diam telah jatuh hati kepada sosok Edgar, barista sekaligus pemilik cafe tempat ia dan teman-temannya sering nongkrong. Meski ia tahu bahwa Edgar sudah memiliki Alisa di sisinya, Caca bersikeras untuk mendapatkan hati cowok itu. Awalnya Edgar hanya menganggap Caca sebagai adik dan pengunjung cafe namun dengan berjalannya waktu, ia mulai merasakan ada sesuatu dalam diri gadis itu yang menarik perhatiannya. Dan ketika Caca akhirnya memutuskan untuk move on, justru Edgarlah yang tidak rela dan mulai merindukan gadis yang bersikap seperti bocah dan selalu tidak mau kalah itu. Apakah ini berarti cinta Caca tidak bertepuk sebelah tangan? Lalu apa yang akan terjadi jika Alisa menyadari sikap pacarnya yang mulai berubah itu?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido