Zahra & Abyan

Zahra & Abyan

  • WpView
    LECTURAS 1,187,303
  • WpVote
    Votos 21,076
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jun 20, 2019
(Uncompleted story) PUBLISHED Warning! Cerita di Privat karena mirror web, harap follow terlebih dahulu untuk membaca :) "Aku nggak pacaran." "Kenapa? Masih belum move on dari mantan?" Zahra tersenyum, lalu menggeleng lagi. "Nggak boleh pacaran sama bokap lo?" Lagi-lagi Zahra menggeleng. "Terus?" "Nggak boleh sama Allah." Bisik Zahra pelan dan diakhiri dengan senyuman manis di bibirnya. Copyright © Nurmalitayasmin04
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • LOVE THAT GROWS FROM FRIENDSHIP || {Jeongminji}
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • ALESYA (END)
  • DEVIAN [END]
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • No Longer Mate
  • Kelas A [End]
  • ZahRaihan [TAMAT] ✓
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • NYAMAN [Proses Revisi]

Zahra dan Tiyan telah bersahabat selama lima tahun lamanya. "Tiyan, menurut lo kira-kira bisa nggak kalo persahabatan kita berubah jadi perasaan lain? Gue rasa gue udah mulai punya perasaan sama lo, Yan. Tapi pasti cuma gue yang ngerasain ini." gumam Zahra pada dirinya sendiri sambil menatap bayangannya dicermin. Mereka berdua tinggal di sebuah lingkungan yang cukup tenang, di mana rumah mereka bersebelahan, namun berbeda dunia. Zahra, seorang gadis yang pendiam dan penuh perhatian, selalu ada untuk Tiyan, yang baru pindah ke rumah sebelah ketika mereka masih sama-sama kelas 6 SD. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka berkembang menjadi persahabatan yang dalam, meski perasaan yang lebih dari itu selalu terpendam di antara mereka. Tiyan adalah sosok yang ceria dan terbuka, selalu bisa membuat Zahra tertawa bahkan di saat-saat yang sulit. Meski begitu, ia selalu tampak sedikit bingung dan tertutup tentang perasaannya yang sebenarnya. Zahra, di sisi lain, merasa bahwa ada sesuatu yang lebih dalam antara mereka, tetapi ia memilih untuk tidak mengungkapkan perasaannya karena takut merusak hubungan mereka yang sudah terjalin dengan begitu sempurna. Bagaimana akhirnya mereka menyadari bahwa cinta yang tidak pernah diucapkan itu sebenarnya sudah ada di antara mereka selama ini? Akankah persahabatan mereka tetap utuh, atau justru berkembang menjadi kisah cinta yang tak terucapkan selama bertahun-tahun? - - - - - - - - - (cr.pinterest @i.chocolato) Kadang, cinta tak perlu diucapkan, karena perasaan yang tulus akan selalu menemukan jalannya, meski dalam keheningan. -Taurus girls-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido