Putri Negeri Impian

Putri Negeri Impian

  • WpView
    LECTURAS 78
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 13, 2015
Wahai bidadari hati dari negeri impian Mungkin bagiku senyummu hadir seperti dalam impian Aku tak berani melihat kemilau cahaya bersinar dimata Kini nyata impian itu sangat indah dipandang mata. Cahaya mata pesonamu dapat membuatku terkapar lesu, Ekor matamu seolah memberi makna Bening kupandang, dan kaupun menenangkan... Aku tak berani menabur harap berpetualang jauh Jatuhku terperosok begitu dalam, Kinipun masih terdampar dihamparan... Akh... Indahmu sangat mengagumkan, Kusembunyikan itu dari lisan, Bukan merayu, Rembulan itu pernah terbit di timur pada penglihatanku Seakan menyiratkan yang tak ku pahami Dibalik kemilau Surya Nan Indah memikat pekat terpenjara Jiwa ini telah pekat dengan kekecewan yang merajai Hati ini tergores, tersayat sebilah belati Kepercayaan diri telah pergi meninggalkan jasad diri Kesetiaan tak berbentuk hancur, meremukkan keping-keping hati Diiringi lagu syahdu rindu yang mendayu sendu tatap matamu menghiba pelepas rindu tujuh purnama dibalik pulau ini telah aku tunggu tujuh negeri kucoba arungi mencari arti senyummu diantara bimbangnya hati, apa sebenarnya yang ku cari? tanpa jawab aku dapati, bertambah galaulah hati melihat nasib negeri ini, seakan menertawakan diri Asa yang telah mati Reinkarnasi kembali Terima kasih, bidadari hati Cinta, harapan dan impian hidup kembali
Todos los derechos reservados
#222
negeri
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • FAR (Saat Kau meninggalkanku)
  • Disturbances (End)
  • After My Prayed
  • The Velvet in Love ( Selesai )
  • My Diary
  • ALONE
  • From The Eyes
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Our Love Story

Sehelai daun jatuh terkulai Meninggalkan pohon penopangnya Menyendirikan buah temannya Juga menjauhkan hatinya Tanah yang kini pijakannya hanya diam Seolah menunggu Tuhan memerintahnya Merbiarkan sanga daun sendirian Tanpa belas kasihan Pohon yang ditinggalkan tetap bertahan Meski bagian dari dirinya telah hilang Namun ia tetap menjalani hidup Dengan hati bimbang Jiwa yang selalu merindukan Daun kecil yang jatuh dari dekapan Sungguh malang nasib mereka 2 makhluk yang dipisahkan Namun tetap hidup Meski belenggu siksa menimbun tawa Inilah cerita tentang daun yang berjuang hidup Diatas tanah yang terus diam Dan pohon yang tetap berkembang Tanpa sehelai daun kecil yang menemani Bagaimana mereka bisa menjalani hidup? Bagaimana mereka bisa tetap bernafas? Disaat mereka tak mampu meraih tangan satu sama lain? Disaat mereka tak mampu melihat senyum satu sama lain? Entahlah, Namun percayalah, ketika perpisahan menerjang mereka Dan Tuhan menurunkan cinta, Tidak ada yang tidak mungkin terjadi Dalam dua hati yang saling mencintai

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido