My Arrogant Young Boy

My Arrogant Young Boy

  • WpView
    Reads 264,119
  • WpVote
    Votes 12,750
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 21, 2023
Dia muda dan masih berusia 20 tahun. Famous, tampan, kaya, pintar, dan cerdas. Semua kesempurnaan itu ada di dalam dirinya. Kecuali 1 kekurangan nya, yaitu jadi sangat mesum terutama kepadaku! Perempuan yang diambang batas telat nikah berusia 28 tahun. Dan ekhem, di jamin masih segel. Aku Audisa, mempunyai 2 musuh yang sangat menyebalkan berada di sekitarku. Apalagi ketika mereka berdua bersatu untuk membuatku terlihat bodoh dan salah tingkah, maka habislah aku. Pertama adalah Kakek, pria tua yang mengataiku Pertu alias Perawan Tua. Tak henti-hentinya ia selalu menyuruhku untuk mengakhiri status single abadi ini secepat mungkin. Dan itu membuatku muak. Kedua Si Arrogant Boy bernama Jevin, MANTAN temen bermain ku dulu yang telah aku anggap sebagai adik sendiri. Tapi, itu D-U-L-U sebelum ia beranjak dewasa dan berani bertingkah mesum seperti ini kepadaku. Bahkan bukan hanya merayu, ia membuatku hampir gila dan stress setiap hari karena harus menghadapi sikap absurdnya. Kuatkan Hamba, Ya tuhan.... ***** Dimohon kebijakan para pembaca yaa, konten berisi warning 18+
All Rights Reserved
#39
perawantua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Hottest Daddy [Hottest Series#3]
  • Mr. Right For Now
  • Marsita & Mahesa
  • Suamiku Duda Tua
  • Cinta pertama Dosen duda (End)
  • Silent, Please! (Re-up)
  •  Cuman Kebetulan
  • Zero-sum Love [FIN]
  • DUDA KESAYANGAN RENGGANIS (END)
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)

[ SELESAI • Mature Romance 21+ ] *** "Oke," Dia menarik napas panjang. Wajahnya memerah ketika aku mengutarakan apa yang terjadi padaku. "Jadi, mau kamu apa?" Sekarang, aku mengenyit bingung mendengar pertanyaannya yang terkesan aneh. Memangnya apa yang aku mau selain dia menikahiku sebagai rasa tanggung jawabnya sebagai seorang cowok? Kemudian dia menggeleng pelang. "Kalau kamu minta dinikahi, aku nggak bisa," ucapnya tegas. Membuatku sedikit terperangah. "Umurku masih muda dan nggak mungkin juga kalau aku nikahin kamu sedangkan aku belum punya kerjaan atau penghasilan sendiri. Emangnya kamu mau dibiayain apa sama aku dengan kondisiku yang sekarang?" "Aryan..." Aku sampai nggak bisa berkata-kata mendengar ucapannya barusan. Dia nggak mau menikahiku padahal sekarang aku tengah mengandung anak hasil perbuatan bodoh kami yang entah sengaja atau nggak, tapi dia mengeluarkannya di dalam. "Ini anak kamu, Ar." "I know right, Ayu," desahnya pelan. Sesekali mengacak-ngacak rambutnya dan menggeram penuh frustrasi. "Tapi, aku nggak bisa nikahin kamu, Ayu. Aku bisa tanggung jawab, tapi nggak dengan nikahin kamu." *** #3 Hottest Series

More details
WpActionLinkContent Guidelines