Si Kakek di Pinggir Jalan

Si Kakek di Pinggir Jalan

  • WpView
    Reads 9,381
  • WpVote
    Votes 1,867
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 13, 2015
WpInfo
Non-Fiction
Kakek itu terdiam. Memandangi lalu-lalang arus kendaraan di depan matanya tanpa mengindahkan betapa bisingnya suara yang memekakkan telinga. Dia di sana, sendirian, terduduk kaku dengan mata sayu yang mengharap belas kasih orang yang melewatinya. Namun, apa daya, tak ada satupun orang yang menyadari akan keberadaannya di sana. Kakek itu hanya terdiam. Membuatku memendam banyak pertanyaan di kepala tentangnya. Hingga suatu hari, bermodalkan nekat dan membuang rasa gengsi, aku berjalan mendekatinya. Menyapanya ramah, bercerita tentang banyak hal, sampai dia mulai berkata tentang sesuatu yang tidak pernah kusangka sebelumnya. (c) 2015.
All Rights Reserved
#59
kemanusiaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diantara Luka
  • Desir Arah
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Meneroka Jiwa 2
  • Time For Opportunity
  • The Grey Of SAKARUNA
  • Embun Pagi

Awalnya judul cerita Christy dan Luka tapi sekarang judulnya diantara luka PERINGATAN CERITA INI MENGANDUNG UNSUR KEKERASAN! Sebelum baca silakan follow dulu akun ini! Christy seorang anak yang terlahir dari sebuah kesalahan. Sejak kecil Christy selalu menjadi pelampiasan amarah dari bundanya. Karena hal itu Christy memiliki penyakit mental PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) Christy selalu bertanya-tanya jika ia terlahir akibat kesalahan dari kedua orang tuanya, kenapa dirinya yang harus menerima hukuman atas kesalahan dari kedua orang tuanya. "Kalau yang haram adalah perbuatan orang tuanya, kenapa aku yang di hukum?" -Christy PERINGATAN CERITA UNTUK INI MENGANDUNG UNSUR KEKERASAN!

More details
WpActionLinkContent Guidelines