We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Adelia
  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 5, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Adelia Maurine. Cewek biasa yang bersekolah di SMA Brawijaya, kehidupannya biasa saja, dia tidak memiliki teman dan bisa dibilang Ia dianggap kasat mata oleh teman - temannya. Baginya temannya hanyalah buku - buku. Bukan, bukan berarti dia menyukai buku dan berarti dia nerd. Penampilannya biasa saja, tapi adel ini memang anti sosial dan hal ini menyebabkan adel sendirian dan tidak mudah baginya untuk bersosialisasi dengan orang lain. Biarpun ia tidak memiliki teman ia tetap merasa nyaman, namun kenyamanan dan ketenangan adelia disekolah hanya bertahan sebentar sebelum Ia bertemu Satriaji Putra seorang berandalan di sekolah yang mengubah hidupnya 180°...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • EVERYTHING HAS CHANGE
  • I'AM JESSY
  • A Memory of You
  • LANGIT DI BALIK JENDELA
  • My World Is Neura [Hiatus]
  • Strawberry

"Kita memang memandang langit yang sama, tapi di setiap do'a kita melayang ke arah yang berbeda." Azam, seorang siswa SMA kelas XI, tumbuh dalam keluarga yang taat beribadah, tenang, dan penuh dengan prinsip. Hari - harinya sederhana: sekolah, nongkrong bareng teman - temannya, dan menatap hidup dengan logika yang rapi. Hingga seorang siswi pindahan bernama Evelyn muncul dalam kehidupannya, berbeda keyakinan, berbeda cara pandang, tapi perlahan mengusik isi kepalanya. Evelyn datang dengan luka yang disembunyikan di balik senyumnya. Ia gadis yang terlihat kuat, tapi jauh di dalam hatinya, ada keresahan yang tak bisa ia bagi ke sembarang orang. Di tengah dinamika sekolah, mereka dipertemukan dalam momen - momen kecil yang tak pernah mereka duga akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar. Akan tetapi, bagaimana jika kedekatan itu justru menuntun mereka ke batas yang tak pernah disepakati? Bagaimana jika rasa itu hadir, tapi dunia tak mengizinkannya tumbuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines