Diagonal: Kisah Sensual Dialog Personal

Diagonal: Kisah Sensual Dialog Personal

  • WpView
    Reads 877
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 9, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Love Triangle
Slice of Life
Romantic Comedy
Diagonal bukan sekadar garis menyilang. Ia lahir dari empat sisi yang tak sejajar. Empat garis yang tidak pernah sepakat. Empat titik yang saling menjauh-namun tak bisa benar-benar lepas. Semua tampak lurus, hingga satu garis melintang mengubah segalanya. "Diagonal" adalah kisah tentang dialog yang sensual- bukan karena tubuh, tapi karena batin yang saling sentuh dalam diam. Tentang kalimat-kalimat yang menggantung di antara meja kerja, balkon, dan pesan yang tak pernah terkirim. Tentang pilihan untuk tinggal atau pulang. Tentang mereka yang hampir jatuh cinta, tapi justru jatuh ke dalam perenungan panjang yang personal. Ada dialog yang tak pernah selesai. Ada jarak yang terlalu dekat, tapi tak bisa dijangkau. Ada rasa yang tumbuh justru saat kata tak diucapkan. Karena dalam hidup, mereka semua sedang bergerak secara diagonal- melintasi waktu, perasaan, dan jarak yang tak pernah benar-benar mereka pahami. Kalau kamu suka cerita yang nggak langsung terbuka, penuh emosi halus, dan konflik yang berlapis tapi realistis- ini untuk kamu. "Diagonal." Hidup tak selalu tentang garis lurus. Selamat Membaca.
All Rights Reserved
#14
2015
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stranger; BABY A [ON HOLD]
  • Vira Ayunda[On Going]Revisi✓
  • NOESIS [END]
  • Terjerat obsesi Yandere
  • Sketsa Rasa
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • [End] Impossible Possibility
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Love In Paris (COMPLETED)

[Seri terakhir dari 'Double Kill' Series] *** Juna tidak pernah menganggap kalau hidup itu ribet. Di antara teman-temannya, Juna adalah manusia paling selow dan membiarkan hidupnya mengalir seperti air. Selama ini pun, hidupnya aman-aman saja, tidak pernah ada masalah yang membuat hidupnya gonjang-ganjing. Namun, kehidupan selow Juna mulai terusik saat dia berada di tingkat akhir perkuliahan, yang berawal dari skripsi. Saat semua teman-temannya sudah hampir separuh perjalanan, Juna masih belum memulai apa-apa. Tidak berhenti di sana, Juna juga harus dihadapkan pada masalah keluarga. Abangnya tiba-tiba berulah yang membuat semua orang murka. Seakan belum cukup, bukannya bertanggung jawab atas apa yang sudah dilakukan, Abangnya Juna memilih untuk kabur dari rumah dan menghilang sampai sekarang. Bertahun-tahun berlalu, hidup Juna mulai tertata lagi, kembali seperti sedia kala. Namun, sepertinya memang kata selow sudah tak lagi cocok bersanding dengan Juna sejak era skripsi sialan itu. Entah dari mana asalnya, dan bagaimana asal-usulnya, mendadak Juna harus bersinggungan dengan anak kecil berusia hampir empat tahun bernama Azura. Begitu melihat Azura, jantung Juna langsung berdetak kencang dan perasaannya jadi tak nyaman. Apalagi saat Azura berlari ke arahnya sambil berseru, "Papih!" Juna ingin mengelak, tapi setelah dilihat dengan lebih detail lagi, wajah Azura memang mirip sekali dengannya dan mendadak ingatan tentang masa lalu menghantamnya dengan telak! []

More details
WpActionLinkContent Guidelines