SANG JALANG

SANG JALANG

  • WpView
    LETTURE 163,066
  • WpVote
    Voti 2,186
  • WpPart
    Parti 15
WpMetadataReadPer adultiCompleta gio, ago 21, 2025
Aku hidup dalam kubangan kelam. Tak tergapai oleh cahaya apapun. Bahkan tangan-tangan yang mengatas namakan uluran cinta pun tak mampu meraihku. Cinta adalah kesemuan. Tubuhku, nafsu itu, uang, hasrat, dan kepuasan semalam. Tercetak jelas bahkan di luar kepala. Cercaan bahkan tingkah kasar tak membuat jera. Itu sisi lain dari tantangan, atau mungkin hiburan? Nikmati saja, karena tangis tak akan mengubah apapun. Ini hidupku, menjadi Sang Jalang...
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Di Balik Kacamata [END]
  • Bukan Romansa Biasa-BRB [End]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • PENANTIAN
  • Yang Pernah Patah
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Narasi patah hati
  • Mengukir sukacita sesaat, lukacita selamanya
  • 30 days to find love
  • Lost In Love

Hidup di perantauan, jauh dari keluarga, jauh dari rumah, selalu merasa sendiri meskipun ada banyak orang di kota metropolitan yang hampir sama padatnya dengan ibu kota. Perjalanan hidup yang tak mudah, apalagi bagi wanita yang sudah berusia lebih dari seperempat abad sepertiku. Aku kira hatiku sudah mati rasa, tapi sepertinya itu hanya praduga. Tak ada awalan berupa perjodohan maupun ta'aruf, seperti yang pernah aku jalani dulu. Hanya pertemuan alami yang tak terlepas dari kehendak Tuhan. Nyatanya tanpa ku sadari, hatiku perlahan jatuh pada seorang pria berkacamata yang awalnya bahkan tak mendapat perhatian khusus dariku. Perlahan, hal yang biasa berubah menjadi sesuatu yang tidak biasa karena terlalu sering menghabiskan waktu bersama. Satu hal yang terlambat aku sadari adalah kenyataan bahwa setiap manusia memiliki rahasia yang tak diketahui oleh manusia lainnya, begitupun dia. Sesuatu yang tersembunyi rapat di balik kacamata yang ia gunakan. Kacamata itu menjadi dinding pembatas yang menghalangi orang untuk mengetahui jati dirinya yang sesungguhnya. Pada akhirnya, pilihan tetap berada di tanganku. Mau tetap bertahan atau malah memutuskan untuk pergi?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti