PEREMPUAN, PEREMPUAN

PEREMPUAN, PEREMPUAN

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 17, 2015
PEREMPUAN DALAM CEMBURU kau masih berjalan di bawah senja yang senyap di antara desau angin yang menghempas ke bumi nafasmu tertatih langkahmu berayun mengejar kepuncak sunyi untuk mengunci hati karena kekasihmu telah berlari ke lain hati... kau cemburu menyumpah rupa dalam candu rindu mengalpa wajah untuk hidup bertentu tuju hingga di batas waktu yang sudah tentu,... kau terus melangkah dalam bisu menuju gunung yang rimbun sebab kau ingin segera terbangun dari luka yang terus mengurung namun,... siluet wajah lelakimu seperti terus mengembara dalam rasa hingga jiwamu semakin gelisah sejak itu ketenangan lama semakin beku berontak hati semakin terbelenggu dan kau seperti pasrah pada gemuruh yang berderau menghempas telaga airmata dalam suaramu yang mengerang begitu dahsyat cemburu yang menyeru di kalbu badanmu terhempas,hati bertumpuk keruh namun rindu tiada ingin kisah lalu tak perlu kau ratap biarkan dia yang meninggalkanmu segeralah kau bangun dari luka yang mengurung demi sebuah cinta yang baru menuju dalam kalbumu,... REOMAH BAMBOE,2013
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Junior My Love ✔️
  • Not Mine (Ending)
  • JUst foR YoU ❤️
  • Alena
  • ALINOVA
  • Be My Love ✅
  • My posesif man!
  • finally mate also
  • Before Goodbye
  • Hanya Rindu Dan Trauma

Ku tulis sebuah pengakuan Tentang kerinduan yang masih membungkam Masih terasa nyata meski rupanya sudah terlalu fana Coretan kehampaan diri masih melekat Menggambarkan apa yang sudah terlalu sesat Namun tak mau pergi dan masih berkarat Ku tuai sebuah rasa yang beralih duka Mengajarkan diri, bahwa yang bukan jalannya akan pergi sesuai alurnya Kesadaran diri yang memapah langkah untuk beralih Berdamai dengan kenyataan Bahwa yang ada akan tiada pada masanya 🌹Typo masih banyak karena belum di revisi🌹

More details
WpActionLinkContent Guidelines