My Feeling

My Feeling

  • WpView
    Reads 1,726
  • WpVote
    Votes 458
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 21, 2016
"Jika kau bertemu dengan angela, maka kau harus memberikan pujian padanya. Kurasa aku tak perlu memberikan contoh bagaimana caranya" "Oh tidak tidak, Amaris. Aku tak mau melakukannya" "C'mon will, ini adalah kesempatanmu. Kesempatan ini tak datang dua kali" "Aku tau Amaris. Tapi aku mohon jangan paksa aku untuk melakukan itu" Aku mengerutkan keningku membuang nafas dalam dalam. Maju selangkah dan mendekatkan wajahku dengan wajahnya. "Apa yang kau pikirkan will?" "Aku tak memikirkan apapun, Amaris" "Kalau kau menyayangiku sebagai sahabatmu, maka turuti kemauanku will" "Tapi ini menyulitkanku, Amaris" "Percayalah padaku, ini tidak sulit will. Kau hanya perlu memujinya seperti kau memujiku. Apa itu sulit, hm?" "Bukan itu maksudku Amaris" "Lalu apa hah?" Aku menatap matanya yang terlihat jelas ada kebingungan disana. "Oh ayolah will. Kau tak perlu seperti ini, kau cukup memujinya. itu saja" "Kau tak mengerti, Am" Aku menarik pundaknya dan menatapnya dalam. "Kau harus percaya padaku"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Usai Pilu | KTH ✔
  • 5 girls || The problem
  • Bad Papa
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Become Baby Boy✓
  • Anak Kecil Ngomongin Cinta?

kisah kami murid 12 ipa 1, bukan kelas elite atau apalah, cuma sebatas anak yang mengalami masa terindah sebelum kejenjang yang lebih, jangan lupakan keseruan dengan teman satu kelas, banyak masa yang dapat jadi kenangan yang akan jadi cerita dimasa berikutnya. " oi ra jadi nanti malam mangkal?" jika kalian pikir negative buang aja deh. Itu jauh dari ekspetasi kami emang bercanda kayak gitu tapi kami gak melakukannya "Woi jadilah.... Masa gak jadi udah gak sabarnih... napa mau ikut nih?" "Ngak Cuma mau nawarin vero sama marito mau ikut mereka lagi butuh duit" canda nani "Iya nih ra dari pada jual ginjal aku yang rugi, kalau ngepet bahaya tapi kalau ikut kau aman" sambung marito cekikikan "Boleh lah ra tapi aku kecil loh emang ada yang mau?" canda vero "Wiss pastilah... apalagi yang kecil-kecil lebih wow" canda Ara "Apa nih yang kecil-kecil" sambar indah dengan muka menahan ketawa "Issh anak kecil gak boleh tau" sambar Ara "Itu si suryanti masih mangkal" gurau tince jangan lupakan denga ketawa nya yang sudah lepas ''''' "Kan dah pernah Miss Cerita waktu tuh kalau mau dapat contekan harus pandai-pandai lah" gurau miss yang pengalaman "Lupa Miss Apalagi ada yang mendadak tuli" sindir Abel "Kalau kalian mau berhasil nyoteknya perhatikan siapa yang ngawas kan udah ditempel dimading jadwalnya trus perhatikan gerek-gerik guru yang ngawas

More details
WpActionLinkContent Guidelines