Move On

Move On

  • WpView
    LECTURES 20,263
  • WpVote
    Votes 809
  • WpPart
    Chapitres 17
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., juil. 30, 2016
Gadis cantik dengan rambut sebahu yang duduk di bangku kelas 10 SMA terpaksa harus merasakan pahitnya cinta pertama. Ia, Kesha, mencintai seorang lelaki yang tidak mencintainya, namun ia tetap berharap pada lelaki itu. Sampai Ulangan Tengah Semester pertamanya di SMA, ia sekelas dan duduk sebangku dengan kakak kelas bernama Kuntara. Kakak kelas yang bisa dibilang anak Hits di sekolah itu ternyata jahilnya minta ampun. Selalu, setiap Ulangan Tengah atau Akhir semsester, Kesha duduk bersama kakak kelas itu. Awalnya biasa saja, bahkan Kesha sempat risih kakak kelasnya itu. Namun ketika Ulangan Akhir Semester berakhir, Kesha mendadak rindu 7 hari singkat namun berwarna itu. Pertanyaannya, apakah Kesha bisa move on dari yang dulu?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Unplayed Song (GL)
  • Rain With You
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Complicato [END]
  • Kenangan Berkisah.
  • KAIRONA
  • WLIT [1] : When Love Isn't Talking
  • I Love You, Nerd!
  • Sadena

CERITA SUDAH COMPLETE✔️ ⚠️WARNING : Cerita ini mengangkat tema tentang hubungan sesama jenis dan identitas LGBT. Cerita ini ditujukan untuk pembaca yang terbuka terhadap berbagai perspektif dalam kehidupan manusia. Jika Anda merasa tidak nyaman dengan tema ini, saya sarankan untuk mempertimbangkan kembali sebelum membaca. Harap diingat bahwa novel ini bertujuan untuk merayakan keragaman dan memberikan suara kepada berbagai pengalaman hidup. ------ SINOPSIS : Vio, siswi baru kelas sepuluh di SMA Swasta Bina Bangsa, mencoba menjalani kehidupan sekolahnya dengan membawa luka masa lalu yang mendalam. Pengalaman pahit dengan seorang pria membuatnya trauma dan menutup hati, bahkan untuk sekadar berpikir soal cinta. Namun, semua berubah ketika dia mulai mengenal Netta, kakak kelas yang menjadi pusat perhatian di sekolah. Netta bukan hanya terkenal karena gaya rambut pendeknya, tapi juga karena aura percaya diri dan kharisma alaminya. Gaya bicara yang santai, langkah penuh percaya diri, dan pembawaannya yang mencuri perhatian membuat banyak siswi terpikat. Vio pun tanpa sadar mulai tertarik untuk mengenal Netta lebih dekat. Namun, kebingungan menghampiri ketika Emma, sahabatnya, mengatakan bahwa Netta adalah penyuka sesama jenis. Bulu kuduk Vio seketika merinding mendengar fakta itu. Dalam pikirannya, bagaimana mungkin seseorang yang terlihat begitu sempurna bisa memiliki "kekurangan" sebesar itu? Vio mulai mempertanyakan pandangannya terhadap Netta. ❌Disclaimer: Cover ini dibuat menggunakan bantuan AI (kecerdasan buatan) dan didesain khusus untuk cerita ini. Mohon tidak mengambil atau menggunakan ulang tanpa izin.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu