Bianca tak pernah menyangka. Pertemuan dengan 'dia' akan menjadi pertemuan yang akan selalu di tunggu-tunggunya.
Bianca tak pernah menyangka. 'Dia' adalah orang yang menutup sekaligus mengunci pintu hatinya, dan membuang kuncinya entah kemana.
Bianca tak pernah menyangka. Bahwa perpisahan dengan 'dia' pun harus berujung pahit, tak seperti kenangan-kenangan manis nan indah lainnya.
Namun, Bianca tak pernah menyadari...jika sesuatu berakhir buruk, berarti itu belum berakhir.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.