Story cover for Hate But Love by Meirichris
Hate But Love
  • WpView
    Reads 4,519
  • WpVote
    Votes 298
  • WpPart
    Parts 30
  • WpView
    Reads 4,519
  • WpVote
    Votes 298
  • WpPart
    Parts 30
Ongoing, First published Dec 19, 2015
Cintaku yang bertepuk sebelah tangan ini selama 7 tahun berisi sakit hati dan kegembiraan.Tapi,cinta ini memiliki akhir Hari yang paling dibencinya seumur hidupnya. Seorang perempuan berambut pirang lurus panjang ini dengan mata birunya adalah orang jepang campuran negara asing.Perempuan ini yang merasakan kepedihan cinta itu dan menutup hatinya.
All Rights Reserved
Sign up to add Hate But Love to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Saat Cinta Tak Terucap cover
Love is You (End) cover
Take You Back  cover
Unexpected Love cover
AURORA (PINDAH KE DREAME) cover
Bintang Untuk Nara cover
BERLIAN 💎 cover
3 bulan untuk selamanya cover

Saat Cinta Tak Terucap

29 parts Complete

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?