Di Bawah Langit Malioboro
Di tengah hiruk-pikuk Malioboro yang tak pernah benar-benar tidur, dua jiwa yang pernah saling menemukan harus belajar bertemu kembali - bukan karena takdir, tapi karena keberanian untuk saling memaafkan.
Nara, gadis sederhana yang mencintai kopi dan puisi, menjalani hari-harinya di Yogyakarta dengan tenang, sampai seseorang bernama Langit - penulis yang pernah jadi bagian paling indah sekaligus paling menyakitkan dalam hidupnya - kembali menapaki kota yang sama.
Pertemuan mereka di bawah lampu jalan Malioboro membuka lembar baru dari kisah yang dulu tertinggal di antara payung, hujan, dan kata-kata yang tak sempat diucap.
Dibalut dialog ringan, kelucuan khas hubungan dua orang yang pernah dekat, dan percikan puisi yang lembut, "Di Bawah Langit Malioboro" menghadirkan kisah tentang cinta yang tumbuh tanpa tergesa, luka yang sembuh dengan tawa, dan perpisahan yang justru membuat keduanya lebih utuh.
Di kota yang sama, di langit yang tak lagi basah oleh hujan, Nara dan Langit akhirnya sadar - bahwa cinta sejati tak selalu harus dimiliki, cukup dijaga di hati... seperti Jogja yang selalu tahu caranya membuat orang ingin kembali.