First Chocolate

First Chocolate

  • WpView
    Reads 510
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 1, 2016
Sial, bodoh. Kehidupan sempurna ini bisa kalah dengan coklat murahan darinya? Aku memang sudah benar-benar buta. -Florensia-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pawang Hantu Om Aktor
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Silent Traces by the Sea
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Be My Wife
  • The Dateline [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan

"Saya bayar kamu seratus juta per bulan. Syaratnya cuma satu: jangan pernah lepas tangan saya tiap kali hantu sialan itu datang." Bagi Kanaya (22), pejuang skripsi yang sedang bokek parah dan kabur dari perjodohan klenik keluarganya, tawaran itu adalah jackpot. Bagi Arlan Dewantara (33), megabintang paling angkuh se-Asia Tenggara, sentuhan Naya adalah satu-satunya hal yang membuatnya tidak gila akibat diteror hantu masa lalunya sendiri. Demi menutupi kewarasan Arlan yang di ujung tanduk, sebuah kontrak Double Cover disepakati. Di depan media, Naya adalah asisten pribadi Arlan agar punya alasan logis tinggal satu penthouse. Di depan keluarga Naya, Arlan adalah pacar pura-puranya. Namun, saat genggaman tangan karena ketakutan itu perlahan berubah menjadi pelukan posesif di tengah malam... mampukah mereka bertahan hanya pada selembar kontrak bisnis semata?

More details
WpActionLinkContent Guidelines