Her Smile

Her Smile

  • WpView
    LETTURE 91,232
  • WpVote
    Voti 4,372
  • WpPart
    Parti 12
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, dic 22, 2016
WpInfo
Fanfiction
Prilly Razeli Latuconsina berparas cantik mempunyai 3 kakak lelaki yang sangat memanjainya. Kevin Razeli Latuconsina Verrel Razeli Latuconsina Rasya Razeli Latuconsina Prilly adalah anak yang paling bungsu, orangtua mereka berada di california yang sedang sibuk berkerja di perusahaan mereka. sehingga prilly harus dipindahkan dari california ke indonesia. Kevin duduk di bangku kuliah, verrel,rasya,prilly masih duduk di bangku SMA, verrel kelas 12,rasya kelas 11 dan prilly kelas 10. bagaimana kelanjutannya? add&vomment ya semoga suka!
Tutti i diritti riservati
#409
kevin
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Dia Bahagiaku
  • Musuhku, Masa Depanku♡
  • Fall In Love ❤
  • Ali, I Love You (END)
  • My Teacher My Momy
  • Cinta Sejati Ku.. [Completed]
  • K I T A -"AliandoPrilly"-
  • DUA SIFAT

Prilly merebahkan dirinya di kasur yang sudah sepuluh tahun ia tinggalkan ke Amerika. Dia rindu bermain dengan Alan. Tetangga samping rumahnya yang dulu sering bermain dengan dia. Tapi, yang sebenarnya Prilly rindukan adalah kembaran Alan. Dari kecil, ia tidak pernah mau diajak main bersama. Sampai terakhir, dia ingin mengatakan iya menerima tawaran Prilly tapi dia urungkan karena tiba-tiba Alan datang. "Pril, ayo ke rumah Om Marafa."panggil Airi, bunda Prilly. "Wahh... Prilly makin cantik aja."Nura, mama Alan berkata ketika keluarga Prilly sampai di rumahnya. "Makasih tan."Prilly. "Prilly??"Alan berlari memeluk Prilly. "Hai Lan?" "Lho, anak kamu yang satunya mana?"Tanya Izama, ayah Prilly. "Dia jadi berandalan Za. Dia nggak pernah dengerin aku lagi."Marafa. Izama hanya mengangguk. Dia tahu, sebenarnya Rafa yang tidak pernah mendengarkan si kembar yang satu lagi. Memang benar, Prilly dekat dengan Alan tapi dia dekat dengan si kembar satunya. Anak itu sering menangis dipelukannya dan cerita kalau ayah dan bundanya selalu pilih kasih. Dia tidak sepintar Alan, dia tidak pernah bisa dibanggakan karena nakal dan selalu bikin ulah. Tapi Izama lebih menyukainya, karena dia memiliki skill beladiri yang tinggi, pendengaran dan penglihatannya sangat sensitive, Izama berencana menjadikan dia penerusnya di bidang sniper dalam satuan KOPASSUS. "Ali, kamu darimana?"Rafa mulai emosi. "Sekolah, Ali kan pakai seragam, ohh... atau ayah nggak pernah merhatiin Ali, basi."Ali hanya berdiri diam, tidak menoleh sama sekali. "Kok bajunya kotor gitu Li? Kamu berantem lagi?" "Apa peduli bunda sih? Anak kesayangan bunda Alan kan? Ali nomor terakhir, cuma sampah yang seharusnya dibuang."Ali berjalan ke kamarnya. Ini cerita pertamaku, tolong dibaca ya? kalau suka silahkan di vote, kalau ada kekurangan silahkan di coment, terimakasih semua.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti