Story cover for Midnight Blues by arfelfsj
Midnight Blues
  • WpView
    OKUNANLAR 800
  • WpVote
    Oylar 132
  • WpPart
    Bölümler 16
  • WpView
    OKUNANLAR 800
  • WpVote
    Oylar 132
  • WpPart
    Bölümler 16
Tamamlanmış Hikaye, İlk yayınlanma Ara 22, 2015
Jam dindingku sudah menunjukkan pukul 11 malam, tapi aku masih belum terjaga sama sekali. Rasanya baterai mataku masih penuh, jadi sangat susah untuk menutupnya.
Aku hanya menatap langit kamarku yang berwarna baby blue. Tak jarang aku sering terjaga di tengah malam hari. Sudah kucoba beberapa trik agar tidur cepat tapi masih belum berhasil juga.
Hanya suara jarum yang berdetak menemani sunyinya kamarku ini. Sesekali aku melirik jendela kamar yang tertutup rapat, berharap mungkin seperti peterpan akan menghampiriku dan mengajakku jalan jalan di malam hari. 
Bisa dikatakan aku sangat suka cerita berbau dongeng dan sangat khayal akan ada di kehidupan nyata, namanya juga menghayal dikit gakpapa kan. 
Tapi tiba-tiba jendela kamarku terbuka lebar bersamaan dengan angin kencang. Rasa takut mulai merambatiku, aku bersembunyi di balik selimut sambil mengintip celah yang ada.
Betapa tidak kagetnya ada sosok lelaki gagah yang diterpa sinar rembulan.
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun Midnight Blues kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 9
Dunia Pararel cover
[COMPLETED] 7 Days cover
Kisah {Complete} cover
Antara Dendam dan Cinta cover
Pangeran Alfiyyah [SELESAI]  cover
Journey at Fantasy World cover
Sin-yuka Imperio cover
Ecosillia cover
Creepypasta cover

Dunia Pararel

11 bölüm Devam ediyor

Malam itu begitu sunyi. Tak ada suara jangkrik, tak ada hembusan angin. Kamu terbangun oleh cahaya aneh yang menyelimuti seluruh kamar-putih kebiruan, lembut namun berdenyut seperti jantung hidup. Di tengah cahaya itu, muncul pusaran berbentuk lingkaran yang berputar lambat, diiringi suara yang begitu asing namun terasa akrab. "Kami memanggilmu, Penjaga Terpilih... Datanglah ke Aetheryn... Dunia kami membutuhkanmu..." Seketika, bayangan putih muncul di hadapanmu. Sosok itu tinggi, berjubah panjang yang melambai pelan meski tak ada angin. Wajahnya bercahaya, tak bisa kau lihat dengan jelas. Suaranya menggema langsung di pikiranmu, bukan melalui telinga. "Kau telah datang... Dunia Aetheryn terancam binasa. Kegelapan bangkit, dan hanya Penjaga Cahaya dari dunia luar yang dapat menyalakan kembali Pilar Kehidupan." " Siapa....aku?