STOP BULLYING!!

STOP BULLYING!!

  • WpView
    Reads 54,705
  • WpVote
    Votes 713
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jan 2, 2016
[ Ini Cerita Murni dari otak aku. Dilarang Copy & Paste atau Memiripkan Cerita Ini ya ✌️☺️. Please Vote & Comment ] Kisah seorang gadis yang menjadi korban bully di kampusnya. pernah kah kalian merasakan rasanya di hina? rasanya di lecehkan? rasanya di pojokkan? padahal kalian sudah berbuat baik kepada mereka namun mendapat balasan yang tidak pantas? yeah~ ini kisahku. aku tau aku memang tidak cantik, tidak gaul, tidak pintar, tidak seperti yang kalian inginkan. bahkan aku hanya lah gadis bodoh yang akan selalu jelek di mata kalian meski aku melakukan hal yang benar. hingga orang yang tidak pernah kusangka merengkuh hatiku dalam - Catya Serena Patch - Aku tidak mengerti mengapa gadis itu selalu di bully. Kunilai gadis ini cukup menarik dan lumayan cantik. Entah darimana itu, tiba-tiba aku ingin menjadi bagian di hidupnya. - Calen Rama Wiraningrat -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Crazy Seniority 2 [Completed]
  • 16 : 00 Merindukan Senja [Selesai]
  • Jeya✔️
  • AMORA Wounded Girl (Perjodohan)
  • GORESAN HATI
  • DEARA (END)
  • SHENA [END] ✓
  • TWIN FLAME { ON Going! }
  • Self Injury's(complete)✔
  • Good Girl or Naughty Girl (END) 🍁
  • Ups, I Became A Mean Girl [ SELESAI]
  • Perfection Psychopath [Revisi]
  • 𝓑ehind the rain
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Kanaya dan Kehidupannya
  • Syaren
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • Why Everyone Hate Me?
  • Anindia

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines