The Orphanage

The Orphanage

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 23, 2015
Prolog Yahh inilah aku tinggal disebuah panti asuhan khusus putri yang letaknya di daerah renon denpasar bali, "hm ngomong ngomong tentang panti asuhan",kenapa dan mengapa aku bisa tinggal disana, "yahh hanya satu jawaban karna aku gak punya papa", dan mama aku tinggal di denpasar juga,tapi dia pernah sesekali menengokku ke panti,yahh udah jangan dibahas lagi. emm emang aku gk sempurna kayak anak anak yg lainnya tapi di panti asuhan aku punya banyak temen yg baek hati dan tidak sombong. Ibu asramanya juga baek sama kita,kocak lagi Kadang aku juga bosen jadi anak panti karena kita berulang ulang melakukan kegiatan yg terjadi sekarang sama besok, "Yahh apalagi aku kalo kemana mana menggunakan kedua kakiku untuk berjalan termasuk kesekolah. "Yahh semoga aja ada donatur yg mau nyumbangin mobilnya buat panti asuhan kami,yahh mungkin itu hanya sebuah impian,ehh gak gak bisa jadi ribuan mimpi heheheh Hemmm itu aja sihhh permulaan dari cerita aku yg baru aku buat pertama kali.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Take My Heart
  • ASAVELA KIARA
  • TAMARA
  • New Possessive Family
  • Tentang Ashel
  • Ingkar 🌿|| Ending
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • serpihan hati

#Prolog "Binda gak mau kuliah disana pa. Kenapa sih papa selalu memaksa kehendak papa? Binda nyaman tinggal disini, udah deh ya pa, pokoknya Binda gak mau pindah ke Indo, Binda maunya di sini, di Ausis." ujar Binda di ujung telfon dan kemudian mematikannya. " sial banget sih hidup gue semenjak kepergian mama, papa selalu memaksakan kehendaknya. Apalagi ada nenek sihir itu. Arrgghh. Kenapa sih semua ini?" batin Binda. 1 minggu setelah papa menelfon Binda, papa pun dateng bersama kakak Binda. Papa tetap memaksa Binda untuk membawa Binda kembali ke Indonesia. Kakak Binda pun ikut membujuk Binda. "ayo lah dek, balik yah ke Indo. Kakak kesepian tau gak semenjak kamu gak dirumah. Pulang yah dek." Ujar kak Dika. Karena bujukan sang kakak, Binda pun menuruti kemauan papanya. Binda pun mengemasi barang-barangnya dan langsung meninggalkan rumah yang selama 4 tahun ia tinggali itu. Mereka segera berangakat ke Airport untuk kembali ke Indonesia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines