Just Love

Just Love

  • WpView
    Reads 488
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 1, 2018
PROLOG Aku jatuh tenggelam kedalam pusaran indah yang terpancar dari mata biru itu yang selalu terlihat dingin sekaligus menghangatkan hatiku. Awalnya aku mengira saat aku jatuh kedalam pusarannya aku akan bisa merasakan bahagia dari kehangatan yang dia berikan, tapi nyatanya aku tak mampu untuk menahan rasa dingin yang lebih besar dari kehangatan itu. Aku tak mampu bertahan dan aku berusaha keluar dari pusaran itu, hingga aku memutuskan pergi..... Namun hal yang tak pernah kuduga, aku selamanya akan membawa kehangatan yang bisa membuat aku bahagia dan bertahan. Hingga aku jatuh kembali dalam pusaran dingin mata biru itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Impossible Wish
  • Cinta Istri Pengganti✔
  • Membumi(Tamat)
  • Broken Glass (FirstKhaotung) ✔️
  • MY FIRST LOVE STORY
  • Our Wedding [END]
  • Thanks for all
  • My Boss My Husband

"Shit, mata gue salah. Jelas itu bukan dia! ia janji ga bakal bohong lagi! Enggak! Ini pasti cuma mirip" ucap seorang gadis bermata biru berambut panjang dengan air mata yang tak terbendung lagi. Sambil terus menyakinkan dirinya bahwa apa yang dilihatnya hanya halusinasi belaka. "You know? Terkadang bukan karena kebohongan kita membenci sesesorang, tapi karena sedih menerima kenyataan bahwa ia tak bisa lagi kita percaya" ucap seorang laki laki dengan nada dingin nya yang khas. Entah dari mana dia datang aku tidak tahu. Badanku kaku, lidah ku kelu dan kepalaku rasanya berat untuk menoleh. Dia langsung menarikku ke dalam pelukannya. Aku merasa menjadi orang yang sangat tidak berdaya sekarang. Bagaimana bisa orang itu dengan mudahnya memporak porandakan hidupku dalam satu kedipan mata? "Kemarin dia buat gue ngerasa begitu istimewa. Tapi sekarang, dia bikin gue ngerasa sama sekali gak diinginkan?" Ujar gadis bermata biru itu dengan berlinang air mata. "Gak selalu yang menurut lo itu baik adalah baik. Dan gak semua yang meurut lo itu buruk akan selalu buruk" Mendengar hal itu, gadis bermata biru itu hanya dapat menumpahkan kesedihannya dan air matanya di dada bidang pria itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines