Back In Love

Back In Love

  • WpView
    LECTURAS 514
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, jul 27, 2024
Vina memutuskan ingin melanjutkan sekolah menengah atas (SMA) di jakarta di tempat kakaknya Virgo. Dia mengambil keputusan ini karena dia ingin melupakan kisah cintanya yang membuat hatinya hancur. *** Belum lama Vina tinggal di jakarta, dia sudah di buat kesal dengan seorang cowok yang super duper nyebelin dan begitu dingin ke setiap cewek-cewek. Anehnya lagi walaupun sifatnya seperti itu banyak cewek-cewek yang begitu mengagumi ketampanannya. Dia adalah sahabat dari kakaknya Vina yang bernama Morgan. *** Lama-lama rasa kesal itu berubah menjadi cinta yang tumbuh secara diam-diam. Tetapi kisah cinta mereka tidak berjalan mulus seperti yang dibayangkan. Terutama Siska yang selalu menganggu hubungan Vina dan Morgan. Sampai-sampai hubungan mereka kandas hanya karena salah paham. Ketika Vina merasakan sakit hati untuk yang kedua kalinya, tiba-tiba mantanya Bisma datang kembali menghampiri hidupnya. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Click baca...
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Possesive Playboy
  • DEAR "SECRET LOVE"
  • Suddenly You (REVISI)
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • AMORA
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Ternyata Dirimu
  • Mari Saling Bicara
  • LEITHLEACH
  • Be Tw(ee)n Us

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido