Down There Is What You Called Floor [END]

Down There Is What You Called Floor [END]

  • WpView
    GELESEN 95,794
  • WpVote
    Stimmen 10,326
  • WpPart
    Teile 61
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Di., Juni 13, 2017
Kepergian sahabatnya meninggalkan sebuah tanda tanya besar dalam diri Raka. Ketika semua orang mengatakan penyebab tewasnya Jun karena overdosis, bahkan bunuh diri, Raka tidak berpikir demikian. Entah kenapa Raka sangat yakin bahwa kematian temannya itu lebih dari sekadar overdosis belaka. Di malam ke tujuh setelah kepergian sahabatnya, Raka menemukan sebuah tabung berisi cairan aneh dari kamar Jun. Di hari-hari berikutnya beberapa kali ia berpapasan dengan seorang gadis misterius berpenampilan tak kalah asingnya dengan tabung itu. "Dari mana kau dapatkan itu?" gadis itu terdengar waspada. "Kamar temanku," gadis itu mengambil tabungnya. Dengan kerutan di dahi, Raka berkata, "Jangan dihirup." "Ini bukan untuk dihirup." Terdengar suara 'pop' kecil ketika ia membuka tutup botol itu. Ia mengarahkan cairan itu ke dalam minumannya, "Benda ini adalah benda yang ayahku teliti selama bertahun-tahun. Itu berasal dari bawah sana." Dari bawah mana? ---- Highest Rank: #83 in Fantasy (August 2017)
Alle Rechte vorbehalten
#32
contemporary
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Mythology Universe (1) : HIRAETH
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Another World [END]
  • My Hope [SELESAI✔]
  • [1] Among Us : Beautiful Tragic [✔️]
  • Another World S3 [END] [In Revision]
  • Relationshit! (END)

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien