Angin
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 23, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Haru no Akiko. Gadis dengan stok keceriaan tak terbatas, dan mata berbatukan saphire. Kei Hidaeki. Pianist tampan dengan segudang prestasi. Mereka berdua terbelenggu dalam jalinan takdir. "aku mencintaimu hingga rasanya terasa sesakit ini. Dan aku akan melepaskan semua mimpi dan harapan tentangmu. Sama halnya dandelion yang pupus dihembus angin, begitupun harapan dan mimpiku" "untuk yang terakhir kalinya, maukah kau mengundangku ke acara resital pianomu? dan aku ingin duduk di barisan paling depan. Sehingga aku bisa melihatmu dengan jelas saat kau menekan tuts, mendengarkan setiap bait lirik yang kau nyanyikan" copyright© Anxdallas. 2015
All Rights Reserved
#13
japanese
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sakura no Kioku - Kenangan di Bawah Sakura [END]
  • MASHIRO | OPEN PO
  • Love Tone
  • Flare & Vein
  • Butterfly At The Last Gasp  [JILID I] ✅
  •  ➸❦ ꧑ᥡ ᥙᥒᥱᥲ᥉ᥡ ᥣιfᥱ ➸❦ ❝Okkotsu Yuta X Reader❞ (End)

Hana tak pernah menyangka keputusannya untuk pergi ke Jepang bukan hanya membuka lembaran baru dalam hidupnya, tapi juga membuka pintu masa lalu. Di rumah sakit tempat ia menjadi relawan, ia bertemu lagi dengan Furukawa Asahi-teman masa kecil yang pernah membuat hatinya berdebar. Sekarang, Asahi telah menjadi dokter yang dingin namun tak benar-benar asing. Di tengah pertemuan itu, Hana merawat Satou Hiroshi, seorang pasien ALS yang perlahan kehilangan kendali atas tubuhnya-namun tidak atas perasaannya. Hiro jatuh hati pada Hana, satu-satunya orang yang bisa membuat harinya terasa hidup. Tapi bagi Hana, ini hanya pekerjaan. Tak lebih. Terjebak antara kenangan lama, rasa iba, dan batas profesionalisme, Hana mulai bertanya pada dirinya sendiri-bisakah ia menjaga hatinya tetap netral saat semua orang di sekelilingnya terus berharap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines