The Darkest Faith

The Darkest Faith

  • WpView
    Membaca 4,745
  • WpVote
    Vote 200
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Feb 21, 2017
Menjadi yang terkuat, yang tercepat, dan memiliki penampilan rupawan bukanlah segalanya jika hal itu menghalangimu bersatu dengan orang yang kau cintai. Kau akan selalu dihadapkan pada ego dan cinta itu sendiri. Kadang menjadi manusia biasa adalah berkah. Tapi aku tidak memiliki berkah itu karena aku terlahir sebagai seorang vampir berdarah murni. Dan seperti semua kisah cinta yang dihalangi perbedaan, jarang sekali ada akhir yang bahagia. Tetap saja aku ingin memperjuangkannya. Bahkan meskipun akhir yang bahagia itu mustahil untuk makhluk kegelapan seperti diriku.... ***** Ini bukanlah kisah vampir seromantis Edward-Bella, tapi tidak juga setragis Romeo-Juliet. Ini hanyalah kisah tentang seorang gadis yang terobsesi dengan cinta pertamanya. Ya, dalam kasus ini si gadis adalah vampir. Ibaratkan saja perbedaan 'status' mereka menggambarkan perbedaan-perbedaan lain di dunia nyata. Cerita ini tidak akan banyak memuat kalimat-kalimat romantis, apalagi puitis. Yah, apalah daya seorang penulis amatiran :') Bahasa saya memang agak berat, tapi saya harap Anda tetap dapat memahami jalan ceritanya. Selamat membaca... dan saya harap Anda tidak bosan :)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#15
darkside
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Heirs of the Revis: The Locksmith
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • the Pure blood
  • at MidNight [END]
  • Life: Of The Fantasy World
  • Dancing with Tyrant [Mature]
  • ✔Vampire Boy | MYG
  • Vampire Fall In Love

Orang-orang yang mencari kebenaran ... tidak pernah pulang. Hingar bingar bergemuruh dari kejauhan. Ketenangan hanyalah janji manis. Ketakutan adalah perkakas mereka yang tak pernah habis. Sore gagal menutup sengsara tiada henti. Hari silih berganti, kejutan baru pun menanti. Malam membisikkan lagu-lagu tidur pada aktor dan penari bersuara parau. Panah, huli, dan sabit menggantikan kaki yang berlari di alam mimpi. Oh, sayangku, betapa indahnya distopia yang kau lihat saat tertidur. Kalau kau kembali nanti, ajaklah aku ke sanyan dan berilah aku makian terakhirmu sebelum tahnan berkelip. • • • ❗Perhatian❗ - Mengandung unsur kekerasan berkaitan dengan latar cerita (part yang sedikit lebih eksplisit kekerasannya ditandai dengan TW di judul chapter) - Memiliki tingkat konflik cerita yang cukup berat dan penuh foreshadow. - Romance ada, tapi penulis akan lebih fokus menonjolkan strategi dan petualangan. (Sistem update adalah slow-update dikarenakan penulis perlu menyesuaikan perancangan naskah dengan aktivitas sehari-hari)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan