Story cover for Sleepholic by Triekaxie
Sleepholic
  • WpView
    Reads 335
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 335
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Dec 24, 2015
Tidur. Satu kata yang sangat amat menyejukan bagiku.
Di saat tidur, aku bisa menjalani waktu dengan cepat.
Di saat tidur, aku bisa merasakan kenyamanan dan kesenangan sekaligus.
Tetapi, saat ada pria berwajah malaikat mendekatiku.
Tidur bukan lagi menyejukan. Tetapi, pria itu lah yang menyejukan.
Tidur bukan lagi solusi aku menjalani waktu dengan cepat.
Tetapi, bersama pria itu lah aku menjalani waktu dengan cepat.
Tidur tidak lagi memberikan kenyamanan dan kesenangan.
Tetapi, pria itu lah yang memberikannya.

Apakah dia akan selalu seperti ini? Memberikan kesejukan, kenyamanan, dan kesenangan kepadaku?
Apakah dia bisa menjadi tidurku untuk selamanya?
Apa ini semua hanya sementara?

°°°°°
A Nice Cover by @kannanpan
All Rights Reserved
Sign up to add Sleepholic to your library and receive updates
or
#106player
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Paper Hearts cover
Another Time cover
HELLO, ASHEL! cover
Twinkle Twinkle (boyslove) cover
Semu [Completed] cover
A Love That Never Ends ✔️ cover
Hear Me cover
fake love cover
gala bunga matahari🌻 (END) cover
𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan] cover

Paper Hearts

8 parts Complete

Aku dan kamu, sama. Masing-masing dari kita punya mimpi. Mungkin impianku dan impianmu berbeda, namun satu yang pasti, aku dan kamu tentu ingin impian itu menjadi nyata. Ibuku pernah berkata bahwa untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu tidaklah mudah, namun tidak juga tidak mungkin. Selama kamu dan aku berjuang, pasti kita bisa meraih impian kita. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang menganggap remeh kita? yang mengucilkan mimpi kita? yang mengatakan mimpi kita adalah hal yang harus kita lupakan? Ya. Aku tau, aku dan kamu pasti pernah terluka karena hal-hal itu. Pahit memang. Namun, jika kamu mau membuka mata dan hati, suatu saat kamu akan berterima kasih kepada mereka yang menyakitimu. Disini, ku tuliskan semua ceritaku dalam mewujudkan impianku. Tentang mereka yang mendukungku, tentang mereka yang mematikan harapanku, juga, tentang dia... malaikat yang Tuhan kirimkan untuk menyemangatiku dikala aku hampir menyerah pada impianku. Kisah ini kutulis untuk mengenang sakitnya perjalanan menggapai mimpiku, juga, indahnya pelajaran yang kudapat. Kisah ini juga ku tuliskan untuk mengenang indahnya senyumnya. Untuk impianku... dan untukmu, yang tau indahnya bermimpi...