BECAUSE  YOU

BECAUSE YOU

  • WpView
    Reads 23,326
  • WpVote
    Votes 748
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 4, 2017
Hujan, Kemarau.. Kadang dalam hidup kita, layaknya musim hanya ada dua pilihan. Bertahan atau Terus melangkah.. Mencari yang namanya arti dari sebuah harapan. Mencoba terus melangkah walau nyatanya hanya di tempat. Mencoba mencari namun nyatanya hanya terdiam di satu harapan. Ya, aku tahu bahwa apa yang aku harapkan belum tentu menjadi satu satunya arah dalam hidupku, mencoba berlari namun nyatanya hanya dapat melangkah dalam diam.. Dulu Kamu memang berarti Tapi sekarang bukan yang paling berarti.. - Sisilia Clay - Aku tahu.. Kamu memang yang selalu ada. Layaknya hujan dan kilat.. Aku juga tahu, mungkin butuh beberapa waktu untuk meyakinkan.. Meyakinkan bahwa aku tak hanya diam ditempat. Jika dibandingkan dengan pelangi, tentu kamu jauh lebih berarti. Tapi apa arti itu bisa membuat semuanya berubah. Walau pada nyatanya hanya membuatmu semakin melangkah jauh pergi, hingga akhirnya tak bisa diraih. Dulu kamu memang berarti Tapi sekarang kamu yang paling berarti -Sean Frand Harvest-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember? [Book 1 & 2] {long hiatus}
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Gabrisa Story's [PROSES PENERBITAN]
  • Kemal Dan Kayla [Revisi]
  • Debt of Desire (END)
  • My Lovely Cactus | #MC_sekuel
  • save me
  • She Is Mine ! (EXO Oh Sehun)
  • BUNGA KEMBALI

BOOK ONE [COMPLETED] = "Time flies, but memories don't" Kenangan memang tidak bisa dilupakan. Apalagi kenangan yang pahit. Dulu, Aku dan Dia hanyalah sepasang anak kecil yang tidak tahu apa-apa dan bernasib sama. dan Kisah ini bercerita tentang aku, dan dia yang membuat janji yang kami harap tidak akan kami lupakan. Namun, semuanya berubah ketika sepasang suami-istri datang, dan membawamu pergi dari hidupku begitu saja. Hidupku kosong. Setiap hari, aku selalu bertanya-tanya, "Apa kau masih mengingat janji kita?" Hingga suatu hari kita dipertemukan lagi. Namun, waktu telah merubah segalanya. Bahkan, aku masih tidak yakin apakah kau adalah orang yang paling kusayangi ketika kami masih kecil. Liam, apa kau masih mengingatku? Mengingat janji yang telah kita sepakati dulu? Kuharap... iya. (Payzer Fan Fiction (Remember?)) BOOK TWO = Dulu, mereka berfikir kalau mereka sedang berlari dari kenyataan. Namun sekarang, mereka baru menyadari kalau dulu mereka sebenarnya sedang bermain-main dengan kenyataan. Dulu, mereka berfikir kalau tidak ada yang lebih mustahil lagi selain menentang takdir. Namun, sekarang mereka tahu kalau mengubah takdir itu jauh lebih sulit daripada menentang takdir. (One Direction Fan Fiction) (Memories) [On Going // Hiatus] Note : AU fan fiction, Liam Payne, Harry Styles, Niall Horan, Louis Tomlinson, and Zayn Malik aren't famous in this fanfiction. [Please leave your vote and comment, guys. Don't be a silent reader. Show me your appreciation!] [cover by : takemehigher_]

More details
WpActionLinkContent Guidelines