Dia aku PUNYA!!!

Dia aku PUNYA!!!

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 21, 2016
Bolehkah seorang tomboy, jatuh hati kepada seorang lelaki kacak lagi segak? Ketahuilah diri kau yang sebenarnya, sudah separuh mati menaruh harapan kepada seorang jejaka tampan yang bekerja di sebuah galery milik keluarganya. Setiap hari, kau akan bertugas. Menjadi seorang sukarelawan menghantar yogurt ke setiap rumah dikawasan yang menjadi tetapan seharian. Setiap hari, pasti kau akan menghantar ke galery itu. Namun, kau langsung tidak pernah bersengkang mata dengannya mahupun bercakap dengan dirinya. Kau hanya pernah ternampak dirinya sewaktu, kau mahu pulang dari kerja. Tanpa dia perasan, kau selalu merenungnya setiap petang untuk mengintip setiap pelosok wajah tampan dan juga body tegapnya. Lucu bukan? Namun, pada suatu hari. Tanpa engkau menyangka, dia menyeru nama kau buat pertama kali dan bersengkang mata dengan kau. "Aku, suka kau!" Pengakuan dari mulutnya, memang benar membuatkan kau tidak percaya. Namun, dari sudut jauh di hati, engkau juga mahu pecaya.
All Rights Reserved
#113
romamce
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Admirer
  • AKASA [MYG]
  • Mine
  • Melophobia [Sehun EXO Imagine]
  • Goodbye Saranghae (End)
  • My Unforgettable Love -> O.S.H
  • I'm Hurt (Sehun - Jieun) (✔)
  • The Mafia || [MarkHyuck]✔️✔️

Apa yang kamu pikirkan mengenai mencintai? Melihat ia yang dari jauh? Menatap senyumnya yang memukau? Diam-diam berharap ia berbalik menatapmu dan merasakan apa yang kamu rasakan? Merasa bahagia ketika ia hanya mengingat apa yang pernah terjadi antara kalian? Senang hanya dengan bertukar sapaan? Senang karena bisa duduk disampingnya? Jadi menurutmu apa yang kamu rasakan ketika harus mencintai seseorang tetapi tak bisa mengungkapkannya. Perasan itu terasa nyata olehmu tapi ketakutan itu juga terasa begitu mengintimidasi. Apa yang harus kamu lakukan? Tetap menatapnya sembunyi-sembunyi? Bersikap munafik dengan cukup bahagia hanya memandangnya dan bertukar sapaan saja. Atau harus bersikap egois dengan memberanikan diri menyatakan bahwa kamu ingin memilikinya? Semuanya terasa rumit ketika cinta datang. Sejenak aku selalu berpikir dua hati yang saling menyatu adalah sebuah kejaiban lalu bagaimana dengan tiga hati yang terpaut? Akankah semuanya baik-baik saja? Mungkinkah akan berakhir bahagia seperti fairy tale yang ibuku ceritakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines