Women's Final

Women's Final

  • WpView
    GELESEN 241,286
  • WpVote
    Stimmen 8,996
  • WpPart
    Teile 22
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., März 9, 2019
WpInfo
Belletristik
Romantik
Gadis lugu itu yang akan menjadi wanita terakhir ku. Gadis lugu itu yang akan menemani ku sampai masa tuaku. Gadis lugu itu yang hanya bisa meluluhkan ku hanya dengan tatapan sendu nya. Dan gadis itu tidak akan ku lepaskan. sampai kapan ku. Aku Derry Geraldy, berjanji akan mendapatkan gadis lugu itu dengan caraku sendiri. walaupun harus membeli nya dari tangan ayah nya sendiri.
Alle Rechte vorbehalten
#81
badboys
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Strong Girl Michella (END)
  • Dear Future Husband~
  • He Buys Me ✔
  • Dear Future (new version)
  • Lovely Glacie (Terbit; Penerbit Galaxy)
  •  Bad Boy's Aftertaste
  • ILUNGA √

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikah dengan wanita pilihannya. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, dia pun juga menorehkan luka yang tak bisa kumaafkan. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien