Dalam Diam

Dalam Diam

  • WpView
    Reads 388
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 6, 2016
Ini adalah cerita tentang seorang gadis yang hanya dapat memandang sang pujaan hati dari belakang. Memang sakit, namun itu adalah pilihannya. Mencinta 'DALAM DIAM' ========== Diamku adalah karna aku sadar aku mengharapkan sesuatu yang tak mungkin untuk ku dapatkan -- Hazel Chrisnelta ========== Disaat aku menyukai kamu, kamu malah menyukai pria itu, pria itu menyukai perempuan lain, dan lucunya perempuan itu malah menyukaiku. Lucu kan? Seperti cinta segi empat. Namun inilah kisahku. -- Raditya Kafka
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dusk In Your Eyes
  • Langit Dara [End]
  • REGRET
  • Keano
  • My Superstar
  • Dalam diam
  • Friendzone | END |
  • Esperanza [✔]
  • Dimas & Dara [On going]
  • My Possesive Boyfriend

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

More details
WpActionLinkContent Guidelines