Tears in New York

Tears in New York

  • WpView
    Lectures 57
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., janv. 13, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Clara adalah seorang perempuan yang merasa dirinya sudah tidak dianggap lagi di dunia ini. Bagaimana tidak? Ketika ia jatuh cinta pada sahabat kecilnya, John. Mereka sudah tidak bertemu selama hampir 20 tahun karena John pindah ke Australia saat Clara berumur 4 tahun. John kembali hadir dalam hidup Clara dan memberi warna pada hidup Clara yg dulu berubah mejadi abu-abu setelah Dillard membuatnya malu karena dulu ia menyatakan cinta dihadapan Clara hanya untuk menjahili Clara. 3 bulan bersama menjelajah New York, John dibuat jatuh cinta pada Laura. Siapakah Laura? Apakah yg terjadi pada Clara selanjutnya? Kepada siapa John akan menaruh hatinya?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Calvarie | Revisian [Segera Terbit]
  • True Life, True Love ☘︎ (𝐶𝑜𝑚𝑝𝑙𝑖𝑡𝑒𝑑)
  • first love
  • Surat Untuk Reno
  • He is not My Best Friend (End)
  • DEVIAN [END]
  • It HURTS
  • Certainty [REVISI & TERBIT]
  • love at first sight?

Kala itu, Marie yang sedang piket di ruang kelasnya merasa sangat kesal akan tingkah laku seorang pemuda yang merupakan teman seangkatannya, dan pemuda tersebut bernama Calvin. Kesan pertama itu membuat Marie sangat tidak menyukainya, karena tingkah lakunya yang sangat menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, Marie yang sudah tak ingin mengingat hal tersebut pun kini berubah menjadi teman baik yang cukup dekat dengan Calvin. Marie yang awalnya hanya ingin membalas perbuatan Calvin kala itu, kini justru membuatnya secara tak sadar dengan perasaannya sendiri terhadap Calvin. Kedekatan Marie dengan teman-teman terdekatnya, kini terlihat semakin erat dan sangat kompak di setiap harinya. Namun, satu masalah besar datang menimpa mereka, hingga kini mereka harus berpisah dan berjalan di dalam garis takdirnya masing-masing. Lalu, bagaimana dengan kelanjutan perjalanan dari pertemanan mereka? Akankah pertemanan tersebut harus terputus karena satu masalah besar yang menimpa mereka? Ataukah justru mereka masih tetap berkomunikasi dengan baik meskipun situasinya sudah sangat berbeda? Baca cerita selengkapnya di sini.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu