Dreamcatchers

Dreamcatchers

  • WpView
    Reads 23,147
  • WpVote
    Votes 2,477
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 25, 2018
Mereka bilang jangan bermimpi terlalu tinggi, itu sulit dicapai. Tapi bukankah mimpi selalu di atas awan? Mereka bilang jangan membantah orang tuamu, itu tidak baik. Tapi bagaimana jika kita punya rencana sendiri dengan hidup kita? Mereka bilang lakukan saja apa yang kau kuasai. Lalu tidak bolehkah kami keluar dari zona nyaman? Mencoba sesuatu yang baru? Berkisah tentang masa SMA, masa penuh mimpi, masa penuh semangat dan tentu saja masa penuh cinta. Cinta yang terkadang penuh sisi dan sulit dimengerti. Only available on Wattpad. Copyright © December 2015 by Yuana Al Rosa
All Rights Reserved
#255
dreamcatcher
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eliinaa
  • ʟᴏᴠᴇ ɪɴ ꜱɪʟᴇɴᴄᴇ
  • Viva La Vida
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  •  Tunggu Aku Dirumahmu Ukhti
  • Nayara [ TERBIT ]
  • FIZYA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines