We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Number Nine

Number Nine

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 29, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Aku cuma manusia biasa. Aku tidak bisa membuat orang tuaku bersatu kembali. Bahkan untuk bahagia saja sangat sulit untukku. "Apa yang harus gua lakuin?gua cape, Vin!" "Yang harus lo lakuin cuma satu, Fir. Bersyukurlah, apapun keadaan lo. Karena ada banyak orang yang lebih menyedihkan dari pada lo. Satu lagi, Fir. Tuhan adil, hanya saja dia menentukan kapan waktu yang tepat untuk lo merasa bahagia." "Gua sangat bersyukur Vin, Tuhan nakdirin gua ketemu sama lo" "Maksud lo?" "Gua bahagia bisa kenal sama lo,Vin"karna lo, gua belajar arti hidup sesungguhnya, bukan soal gua yang bahagia. Tapi, bagaimana gua ikut bahagia di saat orang yang gua sayangi bahagia.
All Rights Reserved
#9
roomance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dandelion [Completed]
  • Eliinaa
  • Should be Remember
  • Between Grief
  • KAIREL [END]
  • Strongers Of Broken Home💔
  • AZELLO [END]
  • Memorable
  • CLAUSTRUM || End✓
  • Deberìa Redirme? (End)

"Makasih lo udah mau balik lagi setelah lo pergi tanpa kabar." ujar Reno setelah beberapa menit terjadi keheningan. Elisha tersenyum miris. "Gue pergi karena lo pergi lebih dulu dari gue." jawab El. Reno memejamkan matanya. Mengutuk dirinya sendiri atas kesalahannya dulu. "Maaf... Tapi gue gak pernah minta lo buat pergi." ucapnya penuh sesal. "Terus lo mau gue apa? Nunggu lo dengan semua kenangan indah yang terasa menyakitkan karena lo gak lagi ada disamping gue? Mana janji lo buat selalu ada disamping gue waktu itu?" ---------------------------------------- "Kalo kata 'Fiersa Besari'; terkadang seseorang melepaskan: genggaman tangannya saat hidupmu semakin sulit agar tanganmu bisa digenggam oleh seseorang yang tidak akan pernah melepaskanmu. Mungkin dia juga kaya gitu. Dia ninggalin lo, karena mungkin dia percaya kalo lo bisa bahagia sama orang lain." ujar Vion. El diam membisu, mencoba mencerna ucapan Vion. "Gue juga gitu El. Gue juga rela lepasin lo. Bukannya gue gak percaya kalo gue bisa bahagiain lo. Tapi karena gue percaya kalo lo bisa bahagia sama Reno." batin Vion. ---------------------------------------- Tentang kisah yang berakhir tanpa duga. Pun tentang kisah yang berakhir bahagia, namun penuh luka. # 1 in Vion (07-04-19) # 2 in Yosi (07-04-19) # 3in rekomendasiwattpad (13-04-19) # 13 in dandelion (07-04-19) # 28 in sosweet (07-04-19) # 28 in janji (09-04-19) R 15+ Jangan lupa follow akun author :-) Ig:@ima.asnr Wp:@imaASNR Wa:085725678998 Salam manis dari penulis amatir -ima

More details
WpActionLinkContent Guidelines