The Love Triangle

The Love Triangle

  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 29, 2015
" Mengapa aku harus menyukai dan mencintai, Namja yang dingin dan cuek terhadap orang yang baru ia kenal sedangkan bersama teman dekatnya ceria, baik dan bercerita banyak. Mengapa aku mencintainya ? " Sung Hyun In " Mengapa aku menyukai Yeoja dari sahabatku sendiri namun ada yang aneh pada diriku, saat aku dekat dengannya terasa nyaman saat ia tersenyum, tertawa lepas dan tak ingin meninggalkannya sedetik pun. Apa aku menyukainya lebih dari apapun ? " Zhang Yi Xing " Mengapa aku menyukai Yeoja dari sahabatku sendiri namun aku menyukainya saat ia tertawa, tersenyum dan tak ingin pergi darinya. Apa aku menyukainya atau mencintainya lebih dari apapun ? " Lee Sung Yeol Apa yang terjadi selanjutnya pada mereka bertiga? Apakah percintaan, persahabatan dan lainnya? ☆ Selamat Membaca All ☆
All Rights Reserved
#284
infinite
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Letters [END]
  • Trivia : Ocean Eyes || Park Jimin Fanfiction ✔
  • "COMA" (Myungyeol FANFICION) END√
  • Senja Jadi Sendu (END)
  • Putra My IronMan (On Going)
  • The Choice
  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓

Katanya, Khaezar Haga Archello itu tidak pernah tertarik dengan wanita. Jadi, Jinaya merasa aman meskipun harus berada satu ruangan yang sama setiap harinya dengan Khaezar. Sosoknya yang dingin, irit bicara, misterius dan jarang berinteraksi dengan wanita semakin memperkuat keyakinan Jinaya kalau sepertinya Khaezar itu, Gay! Tapi kenyataan berhasil menghantam Jinaya. Khaezar jauh lebih berbahaya daripada buaya di kampusnya! Khaezar jauh lebih sinting dari yang ia duga! Dengan entengnya Khaezar berkata, "Gue punya kupon free kisses and cuddle- unlimited, khusus buat lo. Kamar kita sebelahan, kalau mau tinggal panggil aja." Jinaya tidak peduli jika ia menjadi gila saat itu juga, Jinaya jauh lebih khawatir kalau jantungnya akan menggila dan berakhir ia jatuh cinta. **** "Tenang aja, dia gak tertarik sama cewe, lo pasti aman kalo separtemen sama dia, Jinaya." "AMAN MBAH MU! Baru sehari udah ketar ketir gue ini!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines