Love = Hurt

Love = Hurt

  • WpView
    Reads 952
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 2, 2016
kalian tau rasanya mencintai orang yang tidak mencintai kita?? yaa... rasanya seperti tertusuk seribu jarum bukan, rasanya ingin melepaskan namun sulit tapi jika terus di genggam tidaklah mungkin karna terlalu menyakit kan, dan ketika rasa itu semakin lama semakin mendalam, namun hanya mendapat balasan yang begitu menyakitkan ya.. begitulah cinta ternyata benar kata pepatah "lebih baik dicintai dari pada mencintai" karna pada kenyataanya mencintai itu sakit, bagaikan memeluk kaktus, "semakin erat kau memeluknya, semakin sakit dan luka juga"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines