Pedang Pora (TAMAT)

Pedang Pora (TAMAT)

  • WpView
    Reads 51,589
  • WpVote
    Votes 2,579
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 18, 2023
Setiap orang punya mimpi yang ingin mereka wujudkan. Seseorang yang berani untuk bermimpi maka harus berani berjuang agar mimpinya benar-benar terwujud. Masing-masing memiliki waktunya untuk menggapai hasil setelah melewati berbagai proses yang panjang. "tidak semua bunga mekar secara bersamaan" begitu kata orang. Yang Maha Kuasa punya rencana, punya jalan, dan punya waktu yang terbaik untuk kita. Dari mimpi yang kecil sampai mimpi besar yang harus kita perjuangkan dan minta sungguh-sungguh kepada-Nya. Mimpi yang tak hanya untuk dunia, namun juga untuk akhirat. Tak jarang mimpi yang kita rencanakan harus terhempas dan digantikan dengan mimpi baru yang lebih baik. Tak jarang pula kita butuh waktu yang lama demi menggapainya. Tak jarang pula jalan menuju mimpi itu harus dilewati dengan lika-liku curam yang berusaha membuat kita menyerah. Tapi kita tidak boleh menyerah. Dan setelah semua itu, pada akhirnya.. The dream that you dare to dream really do come true. ••• Highest rank: #1 dari Pelayaran [25/08/2018] #1 dari Pelaut [07/10/2018] Written by: khofifahnz
All Rights Reserved
#4
dreamer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [COMPLETED] 7 Days
  • Criticalove [SELESAI]
  • A Tale Of True Love (Selesai)
  • Delayed happiness
  • HOPE (revisi)
  • DREAM HIGH (UPDATE)
  • SalFlo
  • Orange Maple » Chenle X You
  • Don't Be Angry
  •  FIGURAN ARZEV
  • Lucid Dream -Azmi Ask
  • Takdir
  • [END] When the Stars are Tired
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Dreamers [on-going + revisi]
  • Tarian Musim Hujan
  • Dream Come True [Completed]
  • Paper Hearts

Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines