Am I Right ?

Am I Right ?

  • WpView
    Reads 486
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 17, 2016
Memaksakan senyuman untuk orang yang tak pernah ku sadari kehadirannya, bahkan aku hanyalah separuh dari apa yang lelaki itu kenal. Elyasha Adigma Altandromeda, lelaki yang hadir mengisi hidupku, bahkan iapun tak tahu kalau sebenarnya aku bukanlah orang yang mengisi hatinya dulu, aku hanyalah orang asing yang memaksakan diriku tuk menjadi apa yang laki-laki itu inginkan. Ya, dia adalah pacar kakakku. dia adalah orang yang aku sayangi namun juga aku benci. Tapi, Bagaimana bisa aku tetap membencinya disaat terakhirnya sebelum dia pergi ? Bagaimana aku menolak tuk melakukan apa yang ia inginkan sebelum ia menghilang ? Disaat aku benci dengan profesi entertainer, bagaimana mungkin aku dituntut untuk bersandiwara ? Ya, aku bersandiwara menjadi apa yang kakaku minta untuk membahagiakan dia lelaki yang sedang di sampingku sekarang. -Preyya Altrea Gelora-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • ALVIN (On Going)
  • Five wishes! [SM Family]
  • You are in my past and my future [END]
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • Lukisan Amerta Anyura
  • Aranista
  • Fake Nerd [REVISI]
  • Ex or New? [REVISI]

[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines