Menikah, Karena Tak Sengaja Hamil
46 capítulos Concluída CERITA INI SUDAH PINDAH KE DREAME
"Mencintaimu--lelaki yang nyaris sempurna di mata dunia--adalah kesalahan paling indah sekaligus paling menyakitkan dalam hidupku.
Cintaku padamu tulus, tapi aku tahu batas. Aku tak pernah memaksamu tinggal, apalagi memilikkanku sepenuhnya.
Namun dari kesalahan yang kaulakukan, Tuhan menitipkan sebuah nyawa di rahimku. Ia tak mengerti apa pun tentang dosa, tak tahu apa-apa tentang penolakan.
Jika hatimu tak mampu menerimaku, aku rela pergi. Jika cintamu bukan untukku, aku ikhlas melepaskan. Bahkan aku siap berpisah saat anakku lahir nanti, asalkan kamu bisa bahagia bersama wanita itu.
Aku hanya memohon satu hal--jangan benci dia. Sayangilah darah dagingmu, meski hanya seujung rasa."
-- Keira
"Bagiku, wanita itu hanyalah beban. Aku lelah pada keluarganya yang tak pernah berhenti meminta.
Aku tahu kehamilan itu bukan sepenuhnya kesalahannya, namun tetap saja aku membencinya. Karena dari rahimnya tumbuh sesuatu yang mengancam masa depanku.
Seharusnya nyawa itu tak pernah ada. Seharusnya semuanya selesai sebelum aku harus memilih antara tanggung jawab dan kebebasan."
-- Nathan