In My Silence

In My Silence

  • WpView
    Reads 722
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 5, 2019
Dalam diam aku memandangmu, dalam sendu ingin ku memelukmu, dan dalam tangisku terselip doa agar kamu mau memandangku. Bahkan setelah begitu lamanya aku masih mengagumimu dalam kesendirianku. Aku masih terpesona olehmu, meski tawamu bukan untukku. Tapi apa yang kulakukan sekarang? Aku hanya bisa terdiam di sini dan tak melakukan apapun. Hanya mampu terdiam, padahal batinku terluka. Mengapa harus kamu yang menjadi senyumku? Mengapa tawamu yang menjadi bahagiaku? Mengapa kamu yang menjadi alasanku menangis, padahal kamu tak membuat kesalahan apapun. -Aru-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Halayacrep
  • Let Go [Completed]
  • Hopeless
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • LUKA!
  • Promise
  • Diary Zofanya
  • You Are The One
  • Remember?

Jangan bertanya apa kesalahanmu. Karena aku yang salah... percaya bahwa kau akan memperbaiki segalanya ~Ruvha Wethaloria Gadis manis itu diam dengan tatapan terluka, mati-matian menahan air mata yang akan tumpah jika saja lelaki itu tak menatapnya. Haruskah aku tertawa?! ~Zeris Ezadelthon Tampang memuakkan dengan sudut bibir yang tertarik membentuk lengkungan mengejek yang kentara, tak peduli sudah sesakit apa gadis dihadapannya. Ia hanya tau kalau gadis itu penyebab semua masalahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines