Resolusi 2016

Resolusi 2016

  • WpView
    Membaca 46
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Des 30, 2015
Yaa sebagai mahasiswa semester akhir dan sedikit tahu tentang gerakan mahasiswa, apalagi kalau tidak berbicara tentang implementasi idealisme mahasiswa di era revolusi mental hari ini. Makhluk yang memiliki potensi besar untuk merubah keadaan dengan bekal berbagai teori yang dipelajari dikuliah, ditambah dengan dialektika intelektual yang terjadi diluar kelas formal perkuliahan, tentunya potensi merubah ini merusak dan memperbaiki. Karena keadaan yang dihadapi massa mahasiswa sekarang bukan masa perlawanan terhadap rezim penguasa yang harus dilucuti
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Katalis rasa - [BL] [End]
  • fate
  • BOM PIKIRAN!!!
  • Jodoh Singgah (Terbit)
  • serpihan hati
  • PRESIDENT TEAM

Zigo Pratama tidak pernah menyangka bahwa semester ini akan menjadi begitu melelahkan dan semua itu karena Gevan manusia yang selalu merasa lebih tahu segalanya, Gevan adalah tipe orang yang paling ingin Zigo hindari. Namun, takdir berkata lain. Sebagai rekan satu kelompok praktikum jurusan di kampusnya, mereka tidak punya pilihan selain bekerja sama. Awalnya, Zigo hanya ingin menjalani semester ini tanpa konflik. Ia berusaha menjaga jarak, menyelesaikan tugasnya, dan menghindari argumen yang tidak perlu. Namun, semakin sering mereka berinteraksi, semakin sulit baginya untuk mengabaikan kehadiran Gevan. Ada sesuatu di balik sikap dingin itu, sesuatu yang membuat Zigo penasaran. Di antara tabung reaksi dan laporan praktikum, perlahan tapi pasti, dinamika mereka mulai berubah. Gevan bukan hanya sekadar rekan satu kelompok yang perfeksionis, dan Zigo mulai menyadari bahwa perasaan yang tumbuh di dalam dirinya bukan sekadar kekesalan semata. Di dunia yang penuh dengan hitungan dan rumus, mungkinkah ada reaksi yang tak terduga di antara mereka? --- Maaf kalau ada pengejaan yang kurang benar, cerita masih dalam tahap revisi

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan