
Senyum terus terukir di wajahku. Mataku fokus pada buku sketsa yang ku genggam. Tak sedikitpun mataku beralih pada lainnya. melukis wajah yang sama namun dengan ekspresi yang berbeda dan dengan senyuman yg membuatku jatuh hati. "Shania" ucap seseorang. "Reta! Kebiasaan banget sih lo" balas seseorang yg di panggil Shania. "Hehehe maaf deh Shan, lagian sih lo asyik banget gambarnya" ucap Reta. Aku hanya membalas dengan senyum tanpa menoleh pada sahabatku ini. "Udah hampir 4 bulan lo hobi banget gambar wajah tuh orang" ucap reta sambil melipatkan kedua tangannya. "Seperti yang lo tau" ucapku. "Heran gue! Bisa bisanya lo mendem perasaan sama dia" ucapnya. "Itu juga karna kelakuan lo 4 bulan yang lalu. Inget gak lo?" Balasku. "Apaan ya? Perasaan gue gak ngelakuin apa-apa" ucapnya cuek. "Jgn pura pura deh Ret, auk ah gue males jelasinnya" ucap ku meneruskan menggambar. "Yaelaahh gitu doang ngambek lo. yayaya gue inget kok kalo dulu gue sering godain lo sama dia hahaha" ucapnya tergelak. "Tous Droits Réservés
1 chapitre