Story cover for Jatuh Cinta by duniaana
Jatuh Cinta
  • WpView
    Reads 409
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 409
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Dec 31, 2015
Senyum terus terukir di wajahku. Mataku fokus pada buku sketsa yang ku genggam. Tak sedikitpun mataku beralih pada lainnya. melukis wajah yang sama namun dengan ekspresi yang berbeda dan dengan senyuman yg membuatku jatuh hati. 

"Shania" ucap seseorang.
"Reta! Kebiasaan banget sih lo" balas seseorang yg di panggil Shania.
"Hehehe maaf deh Shan, lagian sih lo asyik banget gambarnya" ucap Reta.
Aku hanya membalas dengan senyum tanpa menoleh pada sahabatku ini. 
"Udah hampir 4 bulan lo hobi banget gambar wajah tuh orang" ucap reta sambil melipatkan kedua tangannya.
"Seperti yang lo tau" ucapku.
"Heran gue! Bisa bisanya lo mendem perasaan sama dia" ucapnya.
"Itu juga karna kelakuan lo 4 bulan yang lalu. Inget gak lo?" Balasku.
"Apaan ya? Perasaan gue gak ngelakuin apa-apa" ucapnya cuek.
"Jgn pura pura deh Ret, auk ah gue males jelasinnya" ucap ku meneruskan menggambar.
"Yaelaahh gitu doang ngambek lo. yayaya gue inget kok kalo dulu gue sering godain lo sama dia hahaha" ucapnya tergelak.
"
All Rights Reserved
Sign up to add Jatuh Cinta to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
ADIKARA ELUSIF (END) by blackcurrantbery
56 parts Ongoing
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
★BABY ZION★ by vriska_91
38 parts Ongoing
menceritakan seorang remaja nakal yang terjebak di dalam tubuh sang figuran kesukaan nya. ****** "Yeeeee... seneng nya aku~ eh tunggu dulu, zion kan anak nya cool, ehm hm" seketika ia merubah mimik wajahnya menjadi se dingin mungkin. ****** "gw penasaran sama muka lu kaya gimana zi, kali-kali napa liatin muka lu" ucapan sang teman yang membuat tubuh Zion terdiam, zion pun menatap matanya tajam "ga" ucap zion. ****** Zian adalah anak dari keluarga broken home. iya sama sekali tak mengharapkan kasih sayang dari kedua orang tua nya, kalo kata dia "selagi duit lancar gw ga butuh begituan" ucap nya, yang memang hati nya sudah beku untuk kedua orangtuanya. Zian senang membeli hal-hal yang berbau imajinasi seperti hal nya novel, komik, manga, dan banyak hal yang lain tak jarang iya menonton animasi yang menurutnya seru. pada hari itu Zian membeli satu novel yang menurutnya sangat amat dia suka, bukan karna ada protagonis yang kuat tapi karna ada figuran yang menurutnya keren, dia selalu berambisi untuk menjadi figuran itu tapi apalah daya, seorang Zian yang tak kuat terhadap bentakan membuatnya memikirkan banyak hal. ya inilah kisah seorang Zian bocah remaja yang ketakilan, tidak bisa diam, nangis terhadap semua jenis bentakan, nakal nya nauzubillah, tapi ia juga remaja yang lucu dengan sifat polosnya yang terkadang bikin orang sekitarnya menahan gemas. sedangkan Zion kembalikan nya, Zion adalah anak yang di sayang namun orang tuanya Yang sibuk aja, menjadikan zio anak yang kesepian, karna itulah sifat nya yang dingin dan cuek terbentuk, apakah sanggup seorang Zian menjadi Zion yang sifat dan sikap nya berbanding terbalik. • DI LARANG MENGCOPY KARYA ORANG LAIN • KOMENTAR YANG DI TERIMA HANYA HAL POSITIF • BUKAN CERITA GAY ATAU HOMO • KRITIK DAN SARAN DI TERIMA JIKA ITU MENUJU HAL YANG BAIK mohon bantuannya bila ada kesalahan, karna aku juga belum terlalu bisa. <⁠(⁠ ̄⁠︶⁠ ̄⁠)⁠>
Pretty Careless by annstsy17
16 parts Complete Mature
Oke, biar akrab kita kenalan dulu Nama gue Alea meisa pratama gue biasa di panggil al. Orang bilang gue tuh cantik, tinggi, dan gue punya warna mata yang Indah yaa itu sih kata mereka. But not bad lah yaa. Tapi tenang kalian bisa nilai gue sendiri lah, mangkanya baca yee hehe. engga sihh engga gue ga maksa ya pokoknya tetep terserah kalian. Gue anak kedua dari 2 bersaudara yaa gue punya abang, namanya Mahesa langit pratama gue biasa manggil dia bang esa. Gini gini gue gamau banyak omong deh masalah abang gue nanti kalian bisa nilai sendiri. Yang jelas dia cakep banget ga ngerti lagi deh gue. Parahnya gue sampe bosen kalo udah ada temen cewe gue yang titip salam buat bang esa. Gue sama bang esa yatim piatu dan yapp kita berdua di tuntut mandiri. Kadang bang esa sering cape sendiri sihh gara gara dia gabisa nolak sifat alamiah gue yang manja nya ga ketulungan. Tapi yang gue liat dia tuh gamau ngomong ke gue. Tuhh kan gimana gue ga bahagia punya spesies abang kaya gini udah cakep begini pula sifat nya. Nahh mupeng deh lu pada wkwk Last but not least gue punya sahabat cowok yang bisa dibilang yaa kaga cakep cakep amat itu sihh versi gue tapi lagi lagi kalian bisa nilai sendiri dehh. Namanya Rega saputra gustiawan, dia sama gue udah kaya kaleng rombeng aja tiap kali ngobrol emang ga tiap waktu juga sihh tapi dia seru. Rega dan gue kenal dari kita masih jadi bocahan smp. Dia pindahan gitu ke komplek rumah gue tapi kita beda blok yaa Bagus lahh ga kebayang aja kalo rumah gue sebelahan sama dia bisa bisa ga tenang iduo gue. Rega sering banget bilang ke gue kalo gue tuh ceroboh sampe ketulang. Yaa gue akuin sihh tapi gimana dong kan udah dari sono nya begitu. Tapi mau berapa ratus kali dia bilang gue ceroboh yaa tetep dia dia juga yang mau gue repotin kalo si sifat ceroboh sialan gue itu dateng. Mangkanya betah gue sahabatan sama dia. Udahh ahh pokoknya gitu dehh yaa. Ada gue, ada bang esa, ada rega nahh kita bertiga mau ngapain yaudah baca aja ntar juga tau.
Say You Love Me Too by yumeew_
8 parts Complete Mature
"Hidup aku berwarna jika ada kamu.. Aku mohon, jangan pergi ya??" Aku melihat sekilas wajahnya yang sendu menatap ku seperti bayi memohon meminta dibelikan mainan. "Gua harus pergi sek... EHH?!" serangan yang sangat tiba tiba, aku terkejut saat ia langsung memelukku erat sembari menangis sesenggukan yang semakin menjadi jadi. "Hah.." Biarlah dia menangis dulu sepuas puasnya dipelukanku, karena usaha yang sia sia juga melepaskan pelukan dari nya. Beberapa detik terjadi keheningan dan tiba tiba pria yang memelukku ini berbicara dengan suara serak nya di telinga ku. "Jangan pergi, kalau Lo ingin menghilang bawa gua juga. Tetapi kalo lo pergi tanpa bawa gua, terpaksa gua buat lo menghilang bersama gua terlebih dahulu" "...." Nita hanya ingin hidup bahagia selepas dari masalah percintaan nya 3 tahun silam. Dia hanya memperkirakan bahwa jika ia tak berjumpa dengan mantan nya itu, Nita akan berhasil melupakannya. Nita dibantu oleh rekan kerjanya untuk membantu melupakan mantan nya dengan memberi dukungan setiap waktu. Namun, mengapa akhir akhir ini Nita merasa perlakuan temannya ini berbeda?? Nita mencoba menggambarkan situasi saat ini namun tak berani bertanya pada pihak temannya. Kalau salah kan malu sendiri, pikir Nita saat itu. Namun, sifat itu semakin di tunjukkan oleh teman Nita saat pertemuan perdana Nita dan mantannya setelah 3 tahun berlalu. Nita tak tau dengan perasaan nya. Dibilang ingin kembali ke mantan nya Nita juga tak mau, lalu juga di sisi lain temannya ini seperti tak mau kehilangan Nita. Diibaratkan melepaskan di luar, menjerat di dalam. #cerita ini tak berkaitan sama sekali dengan kehidupan seseorang, ini asli dari imajinasi author.
You may also like
Slide 1 of 9
ADIKARA ELUSIF (END) cover
★BABY ZION★ cover
KAIREL [END] cover
Pretty Careless cover
My First Love [END] cover
Say You Love Me Too cover
Home (Completed) (Repost) cover
Long Our Love cover
DeKaNa (END) cover

ADIKARA ELUSIF (END)

56 parts Ongoing

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25