Story cover for ONE THING(END) by bibibugu
ONE THING(END)
  • WpView
    Reads 1,998
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 25
  • WpHistory
    Time 1h 44m
  • WpView
    Reads 1,998
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 25
  • WpHistory
    Time 1h 44m
Complete, First published Dec 31, 2015
"Jika cinta itu aku, buktikanlah. Jangan biarkan aku terjatuh sendiri." - Karlina 

Seorang wanita berumur 22 tahun, sama seperti perempuan-perempuan lainnya, memiliki hati, perasaan dan juga cinta. Hanya bisa menangis apabila bersedih dan tertawa apabila bahagia.

Itulah aku, memiliki Cafe sederhana dan hanya terpaku oleh satu orang lelaki. Aku terjatuh. Rasanya tidak ingin jauh-jauh dengan dirinya.

Saat bersamanya, jantungku berdegup kencang dan hatiku merasa ingin keluar. Rasanya seperti semriwing sejuk jika berada disamping nya.

Ini ceritaku 

Satu kata untuk mengartikan cinta,

Indah
All Rights Reserved
Sign up to add ONE THING(END) to your library and receive updates
or
#13aldi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Jun & Hana cover
Menemukan Yang Hilang cover
BAYANG DALAM MATA  cover
Nyanyian Sunyi Sang Sundayana cover
Never Flat 2 cover
Who's Bad? [COMPLETED] (#Wattys2017) cover
Secret of September cover
IVAN QIDRAN cover
Gemintang cover

Jun & Hana

4 parts Complete

"Hello, ada orang di sana?" Hana membuka suara. Tatapan matanya waspada menyapu seluruh sudut halaman rumah tersebut. Hingga akhirnya, ia merasakan seseorang menyentuh pundaknya. Reflek, perempuan itu memanfaatkan keahliannya dalam Judo hingga ia bisa menarik lengan tersebut dan dengan satu gerakan ia membanting tubuhnya. Bukk!! Sosok itu menghantam ke tanah. Dan segera terdengar erangan. Seorang pria tergeletak, meringis kesakitan. Kedua mata Hana mengerjap. Tatapan mereka terkunci sesaat. "Astaga, siapa kau? Kenapa kau masuk ke rumah orang tanpa permisi seperti pencuri?" Lelaki itu mengomel. Hana membelalak, otaknya yang cerdas segera menyadari bahwa akan ada kesalah pahaman di sini. "Oh, maaf. Aku kira ... kau...," ia beranjak mendekati pria tersebut dan berusaha membantunya berdiri. Namun pria itu menolak dan menepis tangannya dengan kasar, lalu bangkit.