RED CITY : ISOLATION

RED CITY : ISOLATION

  • WpView
    Reads 1,538,609
  • WpVote
    Votes 201,520
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadComplete Wed, Nov 14, 2018
Rasa-rasanya, diriku sudah mengalami hal-hal buruk yang umum menimpa manusia yang masih hidup di bumi. Kehilangan orang tua di usia muda? Sudah kualami. Hidup sendiri dan bermusuhan dengan kakak kandung sendiri? Sedang kualami. Aku tahu keadaan buruk masih bisa lebih buruk lagi. Tapi mana menyangka, hal buruk yang terjadi selanjutnya adalah manusia di serang sebuah wabah mematikan yang merubah seseorang menjadi kanibal. Wabah Zombie. Tak di sangka saat kekacauan ini juga, kakakku dengan penuh penyesalan berniat kembali. Berpacu dengan kecepatan penyebaran infeksi virus, kakakku mengirimkan tim bantuan militer untuk menarikku dan teman-temanku keluar utuh dari kekacauan ini. Namaku Lucy, aku adalah salah satu penyintas hidup di Jakarta, yang sekarang ditandai sebagai Red City, atau Kota Zombie. Hanya satu tujuanku, secepatnya keluar dari kota terkutuk ini dan bertemu kembali dengan kakakku. . . If you're going through hell, keep going. Berulang peringkat 1 #Fiksi Ilmiah #Laga #Petualangan #Horor #Zombie
All Rights Reserved
#149
mutant
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak: 31 Hari (Tamat)
  • 7 Days To Survive
  • No Time To Die
  • ɪ'ʟʟ ᴛᴀᴋᴇ ᴄᴀʀᴇ ᴏꜰ ʏᴏᴜ  < Slow Up >
  • FROM SCHOOL TO CITY (END)
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • SHE IS MY TWINS
  • Attack Of Z
  • Mala (END)
  • La Guerra (Tersedia Versi Cetak)

Saat pandemi mayat hidup melanda Indonesia, sekelompok orang di Pemerintah berusaha mengumpulkan informasi melalui jejak para penyintas yang pernah (atau masih) bertahan hidup. Sembari melakukan tindakan evakuasi, akhirnya mereka dipertemukan dengan biang keladi bencana ini. Tak disangka, ternyata para pelaku sabotase memiliki kekuatan yang tak dapat diremehkan. Lantas, dapatkah Pemerintah menyelamatkan jiwa masyarakat yang tersisa? "Naluri buas keluar, empati menguap. Lari dan sembunyi tak lebih dari sekedar memperlambat kematian, karena mayat hidup bukanlah satu-satunya ancaman." ••• 🖋Cerita ini memiliki alur maju mundur dan sudut pandang dari banyak tokoh. 🖋Cerita ini mengandung unsur dewasa, kekerasan, dan konflik yang tidak dianjurkan untuk dibaca sendirian oleh pembaca di bawah 13 tahun. 🖋Update sesempatnya. 😏Selamat membaca😏

More details
WpActionLinkContent Guidelines