Story cover for RED CITY : ISOLATION by MilenaReds
RED CITY : ISOLATION
  • WpView
    Reads 1,530,271
  • WpVote
    Votes 200,845
  • WpPart
    Parts 54
  • WpView
    Reads 1,530,271
  • WpVote
    Votes 200,845
  • WpPart
    Parts 54
Complete, First published Jan 01, 2016
Rasa-rasanya, diriku sudah mengalami hal-hal buruk yang umum menimpa manusia yang masih hidup di bumi.

Kehilangan orang tua di usia muda? Sudah kualami.

Hidup sendiri dan bermusuhan dengan kakak kandung sendiri? Sedang kualami.

Aku tahu keadaan buruk masih bisa lebih buruk lagi.

Tapi mana menyangka, hal buruk yang terjadi selanjutnya adalah manusia di serang sebuah wabah mematikan yang merubah seseorang menjadi kanibal.

Wabah Zombie.

Tak di sangka saat kekacauan ini juga, kakakku dengan penuh penyesalan berniat kembali.

Berpacu dengan kecepatan penyebaran infeksi virus, kakakku mengirimkan tim bantuan militer untuk menarikku dan teman-temanku keluar utuh dari kekacauan ini.

Namaku Lucy, aku adalah salah satu penyintas hidup di Jakarta, yang sekarang ditandai sebagai Red City, atau Kota Zombie.

Hanya satu tujuanku, secepatnya keluar dari kota terkutuk ini dan bertemu kembali dengan kakakku.

.


.



If you're going through hell, keep going.


Berulang peringkat 1 #Fiksi Ilmiah
                                 #Laga
                                 #Petualangan
                                 #Horor
                                 #Zombie
All Rights Reserved
Sign up to add RED CITY : ISOLATION to your library and receive updates
or
#147mutant
Content Guidelines
You may also like
Senior High School : Final Lesson - Survive or Die by O_Wazamonoooo
87 parts Complete
Bagaimana jadinya jika dunia yang kita kenal selama ini berubah menjadi dunia yang penuh teror dan penuh dengan pemangsa. Ini adalah kisah berakhirnya dunia karena wabah yang tidak diketahui asal usulnya. Wabah yang disebut-sebut tidak akan mungkin terjadi di kehidupan nyata. Wabah itu muncul langsung memporak-porandakan dunia hanya dalam beberapa hari. Menginfeksi hampir 95 persen populasi dunia. Mengubah mereka menjadi para pemangsa yang harus akan daging dan darah manusia. Siapapun yang tergigit, tercakar, terkontaminasi oleh darah mereka akan berubah seperti mereka. Hanya ada sedikit tempat bagi mereka yang selamat untuk berlindung. Kisah ini bercerita tentang sekumpulan anak SMA yang berasal di tempat yang tidak terlalu dikenal. Tempat yang berada ditengah-tengah Pulau Sumatera. Saat pertama kali terjadi serangan, mereka masih berada di sekolah untuk mengikuti pembukaan semester baru. Mereka kehilangan teman, sahabat, guru, dan orangtua. Namun mereka sadar bahwa mereka harus tetap hidup Mereka berusaha mati-matian menyelamatkan diri menghindari kejaran dari para pemangsa. Selain itu mereka juga harus melawan para penyintas lain yang berbuat jahat pada mereka. Berhasilkah mereka dalam menuju ke tempat yang aman untuk menyambung hidup? Disclaimer : Cerita ini adalah karya fiksi. Nama, karakter, tempat, dan kejadian yang digambarkan di dalam cerita sebagian besar adalah hasil imajinasi penulis. Beberapa nama karakter mungkin terinspirasi dari orang-orang nyata, namun kisah dan sifat mereka telah dimodifikasi secara signifikan untuk keperluan cerita. Selain itu, beberapa lokasi yang ada di dunia nyata telah dimodifikasi, ditambahkan elemen fiktif, atau diubah untuk mendukung alur cerita. Kemiripan dengan kejadian nyata, orang, atau tempat, baik secara keseluruhan maupun sebagian, adalah kebetulan semata dan tidak dimaksudkan untuk mencerminkan kenyataan secara langsung.
You may also like
Slide 1 of 9
Mala (END) cover
Attack Of Z cover
TRAPPED ZOMBIE'S (COMPLETED) cover
7 Days To Survive cover
FROM SCHOOL TO CITY (END) cover
OutbreaK (Wattys Winner 2018) cover
Z-virus (LENGKAP) cover
Senior High School : Final Lesson - Survive or Die cover
Jejak: 31 Hari (Tamat) cover

Mala (END)

11 parts Complete Mature

PEMENANG WATTYS 2021 KATEGORI SCI-FI 🎉 Ketika keadaan memaksa manusia untuk bertindak tanpa menggunakan akal, hal yang mengerikan terjadi akibat keserakahan. Para penguasa menghilang, dan penegak hukum tak sanggup lagi menghalau kekacauan. Katanya Jakarta adalah tempat teraman, zona hijau yang dijadikan tujuan itu sebuah neraka atau surga? Nyatanya bukan keduanya, karena semua hal di atas hanya penuh dengan tanda tanya. Di antara tanda tanya yang begitu banyaknya, ada manusia yang masih berupaya, mempertahankan nyawa atau hak mereka. Masalahnya yang masih selamat apakah akan tetap menjadi manusia seutuhnya atau berubah menjadi mayat tanpa akal yang berkeliaran mengejar-ngejar? Kolaborasi bersama @Muktihidayat_