Story cover for RED CITY : ISOLATION by MilenaReds
RED CITY : ISOLATION
  • WpView
    Reads 1,530,275
  • WpVote
    Votes 200,845
  • WpPart
    Parts 54
  • WpView
    Reads 1,530,275
  • WpVote
    Votes 200,845
  • WpPart
    Parts 54
Complete, First published Jan 01, 2016
Rasa-rasanya, diriku sudah mengalami hal-hal buruk yang umum menimpa manusia yang masih hidup di bumi.

Kehilangan orang tua di usia muda? Sudah kualami.

Hidup sendiri dan bermusuhan dengan kakak kandung sendiri? Sedang kualami.

Aku tahu keadaan buruk masih bisa lebih buruk lagi.

Tapi mana menyangka, hal buruk yang terjadi selanjutnya adalah manusia di serang sebuah wabah mematikan yang merubah seseorang menjadi kanibal.

Wabah Zombie.

Tak di sangka saat kekacauan ini juga, kakakku dengan penuh penyesalan berniat kembali.

Berpacu dengan kecepatan penyebaran infeksi virus, kakakku mengirimkan tim bantuan militer untuk menarikku dan teman-temanku keluar utuh dari kekacauan ini.

Namaku Lucy, aku adalah salah satu penyintas hidup di Jakarta, yang sekarang ditandai sebagai Red City, atau Kota Zombie.

Hanya satu tujuanku, secepatnya keluar dari kota terkutuk ini dan bertemu kembali dengan kakakku.

.


.



If you're going through hell, keep going.


Berulang peringkat 1 #Fiksi Ilmiah
                                 #Laga
                                 #Petualangan
                                 #Horor
                                 #Zombie
All Rights Reserved
Sign up to add RED CITY : ISOLATION to your library and receive updates
or
#148mutant
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
FROM SCHOOL TO CITY (END) cover
OutbreaK (Wattys Winner 2018) cover
No Time To Die cover
World Of Chaos  cover
TRAPPED ZOMBIE'S (COMPLETED) cover
Foreign Virus (LENGKAP)  cover
Z-virus (LENGKAP) cover
BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End) cover
Mala (END) cover
Attack Of Z cover

FROM SCHOOL TO CITY (END)

42 parts Complete

CERITA INI HANYA FIKTIF BELAKA! Bagaimana bisa sebuah virus yang diciptakan oleh seseorang yang genius mampu menghancurkan masa depan sekolah hingga ke kota. Bahkan sang pencipta virus juga terinfeksi. Bagaimana cara mereka untuk menghentikannya virus itu ? Berhasilkah mereka menyelamatkan sekolah dan kota mereka, atau mereka hanya menyelamatkan diri mereka? Ya, karena nyawa lebih penting ya kan🤭