This Our Story

This Our Story

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 23, 2016
Bel berbunyi tanda sesuatu kegitan yg harus dimulai disebuah boarding school. Pada pagi itu kami terbangun oleh suara bel dan suara teriakan " Ayoo akhwat bangun nak." Suara seorang yg ku kenal, ustadzah ulfah. Sontak beberapa anak terbangun dari tidurnya dan beberapa anak tetap tidur dengan nyenyaknya sambil menutup kepala. " Ayoo Sur'ah (cepat) Akhwat!" " bangun ayo bangun" "ayoo ambil wudhu" Oceh ustadzah ulfa. Seperti biasa setelah aku mengambil wudhu aku keluar dari kamar menuju BB (Bangku Biru) untuk menunggu temanku. "Ayook ke masjid" ucap rina. Lalu aku,rina, raniah kemasjid dengan diri yg masih mengantuk. Saat menuju masjid GUBRAAAKKK "aduuhh" " kenapa rin?" BACA TERUS CERITANYA YAAAWW!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • GUS ATAU USTAZ? [END]✅ Sudah Terbit
  • My Wife
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Memeluk Sajadah
  • My Ustadz My Crush [SELESAI]
  • tentang sebuah rasa
  • Ali & Fatimah
  • Ku Pilih Jalur Langit

Angin yg berhembus lembut di pipi disertai dengan suara adzan subuh yg telah berkumandang yg membuatku terbangun dari tidurku dan langsung bersiap siap untuk mengambil air wudhu dan setelah itu aku langsung memakai mukenahku dan turun menghampiri keluargaku yg sudah menungguku di musholah rumah,tangga demi tangga rumah yg kuturuni membuat semua keluargaku melihatku ,aku tersenyum sipuh sambil merasa malu yg membuatku harus berjalan sedikit cepat karena azan yg sudah selesai dikumandangkan,kami pun langsung mengerjakan sholat subuh berjamaah.setelah sholat subuh kami pun langsung menyetor ayat al- quran sedangkan bunda dan kakak iparku menyiapkan serapan untuk kami . Ayah mengajari kami tajwid demi tajwid yg ada di dalam al-quran ,sedangkan adikku yg menjengkelkan itu mengejekku dari belakang ayah yg membuat ku geram dan ingin sekali memberi pelajaran padanya ,tapi...apa boleh buat dia berada pas dibelakang ayah jika aku memberi dia pelajaran sekarang ayah pasti memarahiku ,karna kata ayah "kalo kita digangguin atau dihina orang lain anggaplah itu sebagai cobaan yg diberikan Allah Swt untuk mengecek seberapa kuat iman kita ". itu sebabnya yg membuat ku tetap bersabar jika aku digangguin oleh adikku yg menjengkelkan itu .setelah setoran ayat suci al-quran ayah pun langsung menuntun kami untuk berdoa ,disaat aku sedang berdoa tiba-tiba ada yg membisikkan ku "jangan lupa doain jodoh kakak biar bisa cepet ta'arufan ".aku langsung melihat kearah bisikan itu dan melihat adikku tepat ada di sebelah ku ,ketika aku melihatnya dia berpura pura berdoa dengan khusyuk . huffff.....sangat menjengkelkan (lekatku dalam hati)sabar....sabar....humairah.....(tambahku dalam hati)doa yg dipanjatkan oleh ayah pun selesai kami semua langsung berbaris rapi sambil menunggu untuk menyalam dan mencium tangan ayah .

More details
WpActionLinkContent Guidelines