Melody Boy

Melody Boy

  • WpView
    Reads 866
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 11, 2021
"Itu pertama kalinya aku melihat warna yang begitu tulus, setelah sekian lama aku bisa melihat dua macam warna. Yang pertama, warna yang bisa setiap orang lihat dan yang kedua adalah warna yang hanya aku seorang yang bisa melihat, bukan pelangi bukan juga kembang gula. Melainkan sebuah melody dari biolanya." *** Kisah seorang pria bernama Alexander, dengan latar belakang masa lalu yang begitu keras dan menyedihkan membuatnya memilih untuk lari dari kenyataan dan membuang segalanya. Dalam pelariannya ia melihat sebuah keajaiban. Keajaiban yang mengubah jalan pikirnya akan hidup ini. Apakah itu? *** [Author] Pengen ganti suasana pake cover jaman dodol. Cerita masih tahap pembuatan masih banyak yang harus diedit. Semoga masih setia nunggu ya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] He's Out Of The Script
  • (BL)-STRANGERS RELATIONSHIP- [[ END ]]
  • Rencarnasi menjadi gadis imut 2
  • VALEN and The Guide of Shadow
  • Naléndra {Fanfic Boboiboy}-HIATUS
  • To Original: Fusion
  • [ BL ] Aku adalah Anak yang Malang. [Berhenti]

Han Xue yang cerah dan periang dan pekerja keras berpindah ke tubuh lain dengan nama yang sama tetapi dunia berbeda. Dia yang tergila-gila pada suaminya sendiri, "Han Xue ini pastilah yang gila." Setelah menerima kenangan dan kenyataan, saatnya beraksi. "Tuan, silahkan tanda tangani surat ini. Kita akan bercerai sehingga bebas mengejar cahaya bulan putih mu sendiri." Ayo, tunggu apalagi, cepat tanda tangan, biarkan aku hidup bebas dengan pria kecil yang imut dan tampan itu. Meskipun seharusnya, dia adalah wajah yang sama dengan suaminya. "Tidak. Kita tidak akan bercerai." Ujar Tuan Lin dengan dingin, terdengar acuh, mengerikan. "Kenapa? Bukankah ini yang kamu inginkan, dan aku inginkan. Kita bisa menjalani hidup masing-masing dengan tenang." Han Xue menekan meja, terengah-engah dengan wajah memerah. "Karena kamu punya daging dan darahku yang lain di perutmu." Han Xue yang dengan percaya dirinya menginginkan perceraian di tekan berulang kali di atas ranjang, "ah suami~ lebih pelan. Maafkan aku~, aku tidak akan melakukannya lagi. Ah~~" "Ini tidak ada dalam naskah. Kamuu~" _ Peringatan! Konten bxb, harap kesadaran diri dan kebijakan pembaca. Ini bukan terjemahan, jadi maaf kalau kurang memuaskan, oke. Homophobic, tolong jangan buka cerita ini, oke. Bye bye, RheaXan¹ disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines