180°
  • WpView
    Reads 175,529
  • WpVote
    Votes 9,918
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 5, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
[15+] Menurut Alexa, hanya ada dua pilihan di dunia nan kejam ini. Berlari, atau memilih untuk berdiam diri. Sedangkan menurut Fallen, dunia nan luas ini menyediakan banyak pilihan. Dan dirinya selalu mengedepankan kebahagiaan. "Kalo gue bisa bahagia, kenapa harus repot-repot ngorbanin perasaan?" -Fallen Syahreza "Kebahagiaan itu cuma kamuflase perasaan. Gue tau bahagia itu sangat sederhana. Tapi untuk kebahagiaan yang sesungguhnya, emang harus ada yang dikorbanin." -Alexa Cassandra *** Mengandung umpatan dan kata-kata kasar. Mohon jadi pembaca bijak ya^^ *** Cute Cover by: @jksrnx
All Rights Reserved
#785
badgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yesterday Lies
  • Psychopat [SELESAI]
  • VALUS
  • Raviano Axel: Hurtfull Love
  • GREENSTA [END]
  • AKSARA
  • Opposite Attract
  • The Kidnapper
  • INTUISI [END]
  • Only You. [END]

Dia bersikap seolah aku adalah miliknya sejak kami SMA, Bahkan setelah bertahun - tahun kami tak bertemu. Dia selalu menganggap uang dapat membeli kebahagaiaanku. Dia selalu.. memberiku uang tanpa kuminta, agar aku tetap bersamanya. Setelah apa yang telah kulakukan dahulu..cinta, tubuh, dan waktuku.. ia melakukan hal terburuk yang pernah kualami sepanjang hidupku. Hanya karena ia Kaya. " Kau yang melakukannya bukan!!? Kecelakaan Ibuku, Hutang itu, dan Beasiswaku!! " "... " Ia hanya menatapku dingin tak bergeming dengan pukulan keras tanganku di dadanya. Menangispun tak membuatnya bersimpati padaku. " Bagaimana bisa kau melakukannya padaku?!. " " Pikirkan tawaranku sebelumnya. " Ia berjalan pergi, melemparkan sebuah kartu nama ke wajahku, bertuliskan sebuah alamat jelas terpampang. A. K Residence. Tempat yang menyimpan luka tak berujung dalam dadaku . Kenangan indah itu, omong kosong. "Jika aku tahu kau seperti ini! Aku takkan pernah mau terlibat denganmu sejak awal!! kau menghancurkan hidupku, harapanku, mimpiku! " Menangis sendirian, ketika ia pergi melangkah tak membalikan tubuhnya untuk sekali saja, melihatku tak berdaya terduduk di lantai. ~~~~~~~~~~~~~~ Genre Angst . Enjoy!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines