Ceo tengil i love you!

Ceo tengil i love you!

  • WpView
    Reads 73,499
  • WpVote
    Votes 2,812
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 14, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Cinta itu apa?? Bahkan aq pernah mersakan keterpurukan karna Cinta sialan bahkan aq menutup rapat rapat hatiku untuk kumpulan Brengsek sialan sudahlah lupakan tapi mengapa akhir akhir ini jantungku terasa nge dugem saat dengan seorang lelaki dan dia adalah sahabat ku sendiri ini tidak mungkin ~prilly cecilya carlote's Gua gk bisa bohong sama perasaan gue gua ngerasa gua udh kenal dia lama setiap liat dia gue ngerasa teringat pada gadis kecil pemalu itu mukanya hampir mirip tapi sifatnya yg berlawanan membuat ku ragu tapi jg gue rasa sama jantungku ada yg tidak beres saat bersamanya dia sahabat gue sendiri gue takut salah jatuh cinta lg seperti dulu gue ninggalin dia ~ali redigo felencino -divaindrian
All Rights Reserved
#130
alprill
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  • PRILLY
  • SUATU HARI
  • Cerita Kita[ENDING]
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Istri kedua
  • It's Complicated Love Story
  • Cinta Kembar
  • Cinta
  • MENDERITA

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines