Story cover for CALL ME by LeviJonest
CALL ME
  • WpView
    Leituras 14
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 14
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em jan 03, 2016
"Mama!" Panggil bocah berusia 5 tahun.

"Mama mau nak mana?" Teriaknya sembari berlari mengejar mamanya.

"Mama jangan tinggalkan Tania disini! Ma!" Anak itu tetap mengejar mobil yang mamanya tumpangi. Sambil mengusap air mata yang sedari tadi menetes di pipi gembulnya.

Bocah itu terjatuh di aspalan. Lutut kakiknya berdarah akibat gesekan aspal. Ia meringis merasakan perih dan panas bersamaan di satu titik.

"Mama Tania takut." Ucap bocah tadi sambil memeluk lengannya sendiri.

Ia tetap berjalan  mengikuti arah jalan setapak. Kakinya terasa sakit. Langit semakin gelap dan bocah itu tidak tau mau kemana dirinya. 

Ketika ditengah-tengah perjalanan. Tania melihat sebuah gubuk kecil. Ia segera berlari ke arah gubuk. Tania mengusap usap debu yang ada di lantai gubuk untuk tempat mengistirahatkan tubuh mungilnya dan memikirkan bagaimana caranya agar ia bisa pulang ke rumah?

------
Todos os Direitos Reservados

1 capítulo

Inscreva-se para adicionar CALL ME à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)  cover
SAKINAH  cover
Another Soul (Transmigrasi) [END] cover
Albel cover
Diantara mereka cover
Look at Me, MAMA! ✔ cover
Sudut Luka Nazea cover
ANDRA cover
CENGKRAMAN DIRGA'S cover
ARKAN |END| Belum Revisi cover

A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)

7 capítulos Concluída

Pagi begitu cerah dedaunan bergemuruh turun secara bersamaan! Semerbak yang begitu harum dan menawan matahari yang begitu terang menarangi seluruh alam semesta. Terlihat seorang gadis sedang berdiri tampak menghirup udara. "Hufffff! Sejuk sekali!? Awannya sangat cerah dan indah... " Ujar seorang gadis mungil nan cantik angun bak bidadari! Tapi secantik apapun dia dia tetap tidak diinginkan oleh sang orang tua! Kelahiran gadis itu membuat sang papa harus melawan orang tuanya sendiri nenek gadis tersebut dan harus kehilangan nyawa sang kakek semenjak gadis mungil tersebut dilahirkan. "Kalau kamu tidak menginginkan nya biar kan mama yang merawatnya sendiri! Seharusnya kalian bersyukur mempunyai gadis kecil ini! Dia tidak bersalah! Papa meninggal bukan dia penyebabnya tapi kalianlah... " Nenek emosi karna gadis kecil yang masih bayi di telentang begitu keras "Silahkan bawa saja dia dari sini! Aku tidak butuh anak pembawa sial ini bersama ku jika dia disini bisa menjadi malapetaka bagiku... " "Iya mama mau lihat semampu mana kamu sukses ketika menelantarkan anakmu! Demi wanita ini kamu rela membentak ibumu sendiri! Ketika kamu tidak tau arah jalan lagi jangan berharap kalian bisa bertemu kami lagi... " Sang mama (nenek) pergi dan membawa cucu bersama dengannya.